Rabu, 07 Oktober 2026

Pemprov Jateng Perluas Program Cek Kesehatan Gratis Speling ke Warga Pesisir Demak

Kamis, 02 Oktober 2025 10:07 WIB
Pemprov Jateng Perluas Program Cek Kesehatan Gratis Speling ke Warga Pesisir Demak
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin meninjau layanan kesehatan gratis program Speling di SDN Banjarsari, Kecamatan Sayung, Demak, Selasa (30/9/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Demak (buseronline.com) - Suasana SDN Banjarsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa pagi, terlihat berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, warga berbondong-bondong datang bukan untuk urusan administrasi desa, melainkan untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis dari program Speling (Spesialis Keliling) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program ini menghadirkan dokter spesialis secara langsung, mulai dari penyakit dalam, kesehatan ibu dan anak, hingga layanan gizi. Setiap pasien mendapat pemeriksaan dan obat sesuai resep dokter, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin, dan Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin menambah semarak kegiatan. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh Pemprov Jateng terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Warga Desa Banjarsari, Sohib, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Speling. Ia yang menderita sesak napas sejak beberapa tahun terakhir, kini bisa diperiksa langsung oleh dokter spesialis.

“Sangat membantu karena saya bisa periksa gratis dan dekat lewat Speling ini,” ujar Sohib.

Begitu pula Anis Saadah, penderita diabetes, yang biasanya harus mengeluarkan lebih dari Rp50 ribu untuk sekali periksa. “Hari ini saya periksa gratis di sini. Ya membantu karena gratis, biasanya kan saya harus bayar,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Sayung 1, Retno W, menjelaskan antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Sasaran ada 100 orang, tapi yang hadir 120 orang. Terdiri dari pelayanan spesialis obsgyn 13 orang, spesialis dalam 72 orang, spesialis anak 25 orang, dan spesialis jiwa 10 orang,” ungkapnya.

Pelaksanaan Speling kali ini melibatkan Tim RSUD Dr Adhyatma MPH Tugurejo Semarang, Tim Lanjutan Dinkesda Demak, Tim RSI Sultan Agung Semarang, dan Tim Puskesmas Sayung 1. Selain itu, juga diselenggarakan pelayanan khitan gratis bagi anak-anak.

Gubernur Ahmad Luthfi menuturkan, program Speling dilaksanakan untuk mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat. “Hingga 12 September 2025, program Speling telah menjangkau 436 desa dengan sasaran 52.463 orang. Terintegrasi dengan program CKG, yang telah melayani 7.588.087 orang di Jawa Tengah. Program ini akan terus dilaksanakan agar dapat dirasakan secara menyeluruh,” kata Luthfi.

Program Speling menjadi salah satu upaya nyata Pemprov Jawa Tengah dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga pedesaan dan pesisir yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan rutin. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
TP PKK Medan Ajak Anak Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun
komentar
beritaTerbaru