Rabu, 01 Juli 2026

Hampir 30 Juta Warga Terima Manfaat dari Layanan Cek Kesehatan Gratis

Senin, 22 September 2025 10:07 WIB
Hampir 30 Juta Warga Terima Manfaat dari Layanan Cek Kesehatan Gratis
Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi memberikan keterangan pers terkait capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Jakarta (buseronline.com) - Hingga pertengahan September 2025, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto telah menjangkau hampir 30 juta orang di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menitikberatkan pada pembangunan sistem kesehatan yang adil, menyeluruh, dan berfokus pada pencegahan.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini sudah menjangkau sebanyak 29,8 juta penerima manfaat,” ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Kamis.

Jumlah masyarakat yang telah mendaftar tercatat sebanyak 32,3 juta orang, tersebar di 10.226 puskesmas di seluruh Tanah Air. Presiden Prabowo meluncurkan CKG pada 10 Februari 2025 sebagai strategi nasional membangun kesehatan yang adil dan inklusif. Program ini juga menjadi bagian dari Asta Cita yang bertujuan mewujudkan rakyat sehat, produktif, dan terlindungi sejak dini.

Pemerintah menargetkan 60 juta penerima manfaat pada tahun ini dengan cakupan penuh secara bertahap bagi seluruh rakyat Indonesia. Layanan CKG diberikan gratis minimal satu kali dalam setahun, melibatkan puskesmas, posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, hingga komunitas.

Endang menjelaskan, dari total penerima manfaat, 5,9 juta di antaranya adalah peserta didik dari 91.184 sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA, termasuk pesantren di 38 provinsi. Sementara itu, sebaran penerima manfaat terdiri dari 17.176.524 perempuan dan 12.688.214 laki-laki, dengan peserta terbanyak berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

“Tentu kita bisa mengerti karena jumlah populasi yang sangat besar di provinsi-provinsi tersebut. Tapi kami juga menginginkan provinsi lain segera mengejar dengan laju yang sama,” ungkap Endang. Ia menambahkan, jumlah peserta masih rendah di Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.

Untuk mengejar target 60 juta, pemerintah akan mengoptimalkan tren pendaftar harian sejak peluncuran program, yakni rata-rata 603.059 pendaftar dan 491.597 peserta hadir setiap hari di puskesmas maupun sekolah.

Terkait hasil pemeriksaan kesehatan, Endang memaparkan temuan utama pada berbagai kelompok usia. Pada bayi baru lahir, lima masalah kesehatan terbanyak adalah kelainan saluran empedu, berat lahir rendah, penyakit jantung bawaan kritis, hipotiroid kongenital, dan defisiensi enzim G6PD.

Pada anak balita, masalah utama mencakup gigi karies, anemia, stunting, gizi kurang, dan perkembangan tidak normal. Sementara pada dewasa, lima masalah kesehatan terbesar adalah kurang aktivitas fisik, karies gigi, obesitas sentral, kelebihan berat badan, serta hipertensi.

Endang pun menyampaikan tiga pesan utama bagi masyarakat. Pertama, agar program CKG dimanfaatkan secara maksimal. Kedua, mendorong perubahan gaya hidup lebih sehat dengan olahraga rutin serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, asin, dan berlemak.

Ketiga, bagi masyarakat yang sudah terdiagnosis dan mendapat obat, diwajibkan untuk disiplin menjalani pengobatan demi mencegah penyakit lebih parah.

“Sekolah-sekolah kami kunjungi, orang tua juga kami minta mengizinkan anak-anaknya ikut cek kesehatan gratis. Kalau sudah diketahui hasilnya, pengobatan harus dijalani,” tegas Endang.

Dengan capaian hampir 30 juta penerima manfaat dalam tujuh bulan, program CKG diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
SDN 001 Merdeka, Sekolah Dasar Tertua di Kota Bandung, Masih Kokoh Berdiri Sejak 1884
Atraksi Kolone Senjata Bentuk "80th Polri" Curi Perhatian di Hari Bhayangkara ke-80
Bobby Nasution Percepat Pengembangan Kawasan Industri, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Sumut hingga 7,1 Persen
Pemprov Sumut Perkuat Sinergi dengan BNPT Cegah Ekstremisme dan Terorisme
Brasil Bangkit Kalahkan Jepang 2-1, Martinelli Antar Selecao ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Pemerintah Luncurkan Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis di Lapas Seluruh Indonesia
komentar
beritaTerbaru