Senin, 06 Juli 2026

Indonesia Serahkan 2.000 Vial Vaksin Rabies ke Timor-Leste, Perkuat Solidaritas Kesehatan Regional

Rabu, 30 Juli 2025 04:17 WIB
Indonesia Serahkan 2.000 Vial Vaksin Rabies ke Timor-Leste, Perkuat Solidaritas Kesehatan Regional
Perwakilan Konsulat Timor-Leste Cesaltina da Silva da Costa dan Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes RI dr Andi Saguni menunjukkan dokumen serah terima vaksin rabies dari Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Timor-Leste, di RSUP Dr Ben Mboi Kupang, Rabu (23/7
Kupang (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI menyerahkan sebanyak 2.000 vial Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada Pemerintah Demokratik Timor-Leste.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Indonesia dalam merespons Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies yang sedang berlangsung di negara tetangga tersebut.

Seremoni penyerahan digelar di RSUD Ben Mboi, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, dan menjadi wujud nyata solidaritas serta kerja sama bilateral antara Indonesia dan Timor-Leste, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat lintas batas.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr Andi Saguni menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan respons cepat dari Pemerintah Indonesia terhadap permintaan resmi dari Pemerintah Timor-Leste kepada Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Hari ini kita menyerahkan sebanyak 2.000 vial vaksin anti rabies dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah Timor-Leste. Ini adalah bentuk komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama regional, khususnya dalam penanggulangan wabah rabies,” ujar dr Andi.

Ia menjelaskan bahwa vaksinasi rabies sangat penting untuk mencegah penularan penyakit zoonosis yang mematikan ini, yang umumnya ditularkan melalui gigitan hewan seperti anjing dan kucing.

Menurut data WHO, rabies menyebabkan antara 35.000 hingga 50.000 kematian per tahun, dengan 40% korbannya adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun.

Perwakilan Konsulat Timor-Leste, Cesaltina da Silva da Costa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Timor-Leste, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Kementerian Kesehatan dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, atas donasi vaksin rabies yang sangat kami butuhkan,” ungkap Cesaltina.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk kerja sama teknis, tetapi juga simbol kuat solidaritas kemanusiaan antara dua negara yang memiliki hubungan historis, geografis, dan sosial budaya yang erat, khususnya di wilayah perbatasan.

Pihak Konsulat juga berharap kerja sama lintas batas ini dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam hal logistik dan fasilitas karantina, dengan dukungan dari instansi terkait seperti Karantina, Bea Cukai, dan Imigrasi Indonesia. Penyerahan vaksin ini menandai babak baru dalam penguatan hubungan Indonesia–Timor-Leste di sektor kesehatan.

Selain menjadi bentuk nyata komitmen Indonesia terhadap solidaritas kawasan, bantuan ini juga diharapkan menjadi awal dari kolaborasi strategis dan berkelanjutan dalam mewujudkan kawasan Asia Tenggara yang lebih sehat, aman, dan bebas rabies. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Maroko Gilas Kanada 3-0, Singa Atlas Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
Prancis Singkirkan Paraguay 1-0, Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
komentar
beritaTerbaru