Selasa, 06 Oktober 2026

Ribuan Penyandang Disabilitas di Semarang Resmi Terima Kartu Identitas Disabilitas

Selasa, 22 Juli 2025 07:14 WIB
Ribuan Penyandang Disabilitas di Semarang Resmi Terima Kartu Identitas Disabilitas
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan langsung Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) kepada Ketua PPDI Christiana Ratna Widaryanti dalam acara di Alun-Alun Sidomulyo, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025).
Ungaran (buseronline.com) - Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat Christiana Ratna Widaryanti, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), saat menerima langsung Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) dari Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, dalam acara yang digelar di Alun-Alun Sidomulyo, Ungaran Timur, Jumat.

Penyerahan KPD ini menjadi simbol pengakuan formal terhadap hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang. Christina menyebut, usulan penerbitan KPD datang langsung dari komunitas difabel.

Ia berharap kartu ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan berbagai jaminan kesejahteraan, termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, serta akses layanan transportasi umum.

“KPD menjadi kartu identitas kami, sekaligus menjamin kesejahteraan disabilitas di bidang pendidikan, kesehatan, dan fasilitas transportasi,” ungkapnya.

Christina menambahkan, beberapa daerah seperti Jakarta telah bekerja sama dengan operator transportasi umum untuk memberikan potongan harga tiket bagi pemegang KPD.

Sementara di Sulawesi Utara, kartu ini juga menjadi syarat untuk mengakses jaminan sosial.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutannya menyatakan bahwa program ini merupakan langkah awal dalam memberikan perlindungan dan perhatian lebih kepada para difabel.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.486 penyandang disabilitas telah terdata, dan proses pendataan masih akan terus berlanjut agar tidak ada yang terlewatkan.

“Pemkab Semarang akan terus mengupayakan privilege bagi penyandang disabilitas ke Kemensos, berdasarkan data pasti yang kami miliki,” ujar Bupati Ngesti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah menjelaskan bahwa penerbitan KPD merupakan bagian dari strategi peningkatan layanan sosial dan kemandirian difabel.

Program ini juga terintegrasi dalam inisiatif aksi perubahan bernama Sip Tenan Gan (Sinergitas Pelatihan, Bantuan, dan Pendampingan Berkelanjutan).

“Akan ada pelatihan kewirausahaan dan bantuan modal, khususnya bagi pelaku UMKM dari kalangan disabilitas,” jelas Istichomah.

Pemerintah Kabupaten Semarang berharap dengan keberadaan KPD dan dukungan program pemberdayaan yang menyertainya, para penyandang disabilitas dapat hidup lebih mandiri, berdaya, dan setara dalam kehidupan bermasyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
komentar
beritaTerbaru