Selasa, 26 Mei 2026

Kapolri: Polri Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Sabtu, 19 Juli 2025 07:20 WIB
Kapolri: Polri Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025), dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis bagi pelajar.
Depok (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Kepolisian Republik Indonesia mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini dinilai strategis dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.

"Harapan kita tentunya sebagaimana kebijakan Presiden bahwa makan bergizi gratis ini diperuntukkan bagi anak-anak kita dalam rangka meningkatkan kualitas SDM," ujar Kapolri saat meresmikan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis.

Kapolri menjelaskan bahwa pemenuhan gizi perlu dilakukan sejak usia dini, bahkan sejak masa kandungan. Ia menegaskan bahwa sasaran program mencakup anak-anak dari jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga setingkat SMA/MA.

SPPG Mako Brimob ditargetkan akan melayani sekitar 4.000 siswa dari 14 sekolah, termasuk TK, SD, MI, SMP, dan MTs. Para pelajar tersebut akan menjadi penerima manfaat dari program MBG yang dijalankan melalui fasilitas SPPG milik Polri.

Dalam arahannya, Kapolri juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak. Ia meminta seluruh SPPG menjaga standar higienitas dan kesegaran makanan agar aman dikonsumsi dan benar-benar bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

"Saya selalu berpesan agar seluruh SPPG betul-betul memperhatikan quality control, khususnya food security. Sehingga saat didistribusikan, makanan benar-benar fresh dan higienis," tegasnya.

Kapolri menambahkan bahwa pembangunan dan pengembangan SPPG akan terus dilakukan oleh Polri sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional. Hal ini merupakan kontribusi institusi dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia.

"Ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas SDM kita untuk menghadapi misi Indonesia Emas 2045," tuturnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
AC Milan Tumbang dari Cagliari, Rossoneri Tutup Musim dengan Kekalahan
Pemprov Sumut Klarifikasi Anggaran Pembangunan Tower B RS Haji Medan
Juventus Gagal ke Liga Champions Usai Ditahan Imbang Torino 2-2
komentar
beritaTerbaru