Senin, 06 Juli 2026

Pemerintah Genjot Peningkatan RSUD Buru, Fokus Tangani 5 Penyakit Mematikan

Jumat, 18 Juli 2025 07:12 WIB
Pemerintah Genjot Peningkatan RSUD Buru, Fokus Tangani 5 Penyakit Mematikan
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Bupati Buru Ikram Umasugi, dan jajaran Kementerian Kesehatan melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan RSUD Kabupaten Buru di Namlea, Maluku, Kamis (17/7/2025).
Buru (buseronline.com) - Dalam upaya mempercepat pemerataan layanan kesehatan, pemerintah terus meningkatkan pembangunan rumah sakit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satunya diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buru oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis.

Pembangunan RSUD Buru merupakan bagian dari program Quick Win Presiden Prabowo Subianto, dengan target 66 rumah sakit daerah rampung dalam dua tahun ke depan. Menkes Budi menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya menambah fasilitas fisik, tetapi merupakan bagian dari strategi nasional untuk menurunkan angka kematian akibat lima penyakit paling mematikan di Indonesia.

“Lima penyakit paling mematikan itu adalah stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak. Ini yang harus kita prioritaskan. Maka rumah sakit harus dilengkapi dengan fasilitas seperti CT scan, cath lab, mamografi, dan alat cuci darah,” kata Menkes.

Ia juga menekankan pentingnya peran dokter spesialis dalam mendukung layanan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta berpartisipasi aktif dengan menyekolahkan putra-putri daerah menjadi dokter spesialis agar pelayanan kesehatan berkualitas dapat terwujud di seluruh pelosok negeri.

Bupati Buru, Ikram Umasugi, menyambut antusias pembangunan RSUD ini. Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat Kabupaten Buru harus menyeberangi laut hingga ke Kota Ambon hanya untuk mendapatkan layanan medis seperti CT scan atau perawatan intensif.

“Kadang ada yang harus ke Ambon hanya untuk CT scan. Padahal kondisi pasien tidak memungkinkan menunggu terlalu lama. Rumah sakit ini benar-benar akan menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Ia menilai pembangunan RSUD Buru sebagai jawaban atas keterbatasan layanan kesehatan di Pulau Buru yang selama ini menjadi tantangan utama daerah.

“Dengan alat-alat canggih dan layanan spesialis, kita berharap angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi bisa kita tekan. Tidak ada lagi warga kita yang meninggal karena telat ditangani,” ujar Gubernur Hendrik.

Dalam kesempatan itu, Menkes Budi juga menekankan pentingnya desain rumah sakit yang efisien dan ramah pasien. Ia meminta agar pembangunan RSUD Buru tidak lagi mengikuti pola lama yang kurang terintegrasi.

“Jangan bangun rumah sakit seperti zaman Belanda. Harus ada master plan yang jelas, dengan zona rawat inap, rawat jalan, IGD, dan ruang operasi yang saling terhubung,” tegasnya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menyiapkan dukungan penuh, baik secara teknis maupun anggaran, agar pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran. Tahap awal konstruksi dijadwalkan selesai dalam 8 hingga 12 bulan ke depan.

Menkes menegaskan bahwa pembangunan RSUD Buru merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional yang telah dimulai sejak 2022. Pemerataan layanan menjadi prioritas Presiden Prabowo di awal masa kepemimpinannya.

“Kita ingin masyarakat di pulau-pulau juga punya akses ke layanan kesehatan yang sama seperti di Jakarta. Itu tugas saya: good access, easy access, good quality, and affordable price,” pungkas Menkes.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan RSUD Buru diharapkan menjadi titik balik dalam peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Buru dan wilayah sekitarnya. Pemerintah berkomitmen bahwa tidak satu pun warga Indonesia tertinggal dari hak dasar atas pelayanan kesehatan yang layak. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
Prancis Singkirkan Paraguay 1-0, Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia U-17 Ditahan Imbang Malaysia 1-1 pada Debut David Nascimento
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
komentar
beritaTerbaru