Senin, 06 Juli 2026

Polres Flores Timur Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Kamis, 10 Juli 2025 07:22 WIB
Polres Flores Timur Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Personel Polres Flores Timur membagikan bingkisan kepada anak-anak pengungsi dalam kegiatan trauma healing di tenda pengungsian Konga, Desa Konga, Kecamatan Titehena, Selasa (8/7/2025).
Flores Timur (buseronline.com) - Polres Flores Timur melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi dari Desa Nawakote. Kegiatan berlangsung di tenda pengungsian Konga, Desa Konga, Kecamatan Titehena, Selasa, mulai pukul 12.10 WITA.

Dipimpin langsung oleh Kabag OPS Polres Flores Timur, AKP Ridwan, kegiatan ini diikuti sejumlah personel sebagai bentuk kepedulian dan dukungan psikososial dari Polri kepada para penyintas, khususnya anak-anak yang terdampak bencana.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan dipenuhi keceriaan. Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, serta berinteraksi positif guna mengalihkan rasa takut dan beban psikologis akibat bencana alam yang mereka alami.

Sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian, personel Polres Flotim juga membagikan bingkisan berisi makanan ringan kepada anak-anak.

Meskipun dalam kondisi serba terbatas di lokasi pengungsian, keceriaan tetap terlihat dari wajah-wajah polos mereka yang tampak antusias dan tersenyum bahagia.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran nyata Polri dalam memulihkan kondisi mental masyarakat pascabencana.

“Kapolda NTT menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tapi juga sebagai penguat mental dan empati bagi warga yang terdampak musibah,” ungkap Henry.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program trauma healing ini akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai titik pengungsian hingga seluruh penyintas, terutama anak-anak, bisa mendapatkan pendampingan psikososial.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu memberikan dukungan kepada para pengungsi, khususnya anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak trauma pascabencana,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Kombes Henry menyampaikan harapan agar kondisi psikologis para penyintas dapat pulih dan mereka mampu kembali menatap masa depan dengan semangat baru. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
Prancis Singkirkan Paraguay 1-0, Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia U-17 Ditahan Imbang Malaysia 1-1 pada Debut David Nascimento
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
komentar
beritaTerbaru