Magelang (buseronline.com) - Dalam upaya mendukung penguatan produk halal dan pengembangan wisata halal, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung proses produksi di PT Toros Farm Indonesia, sebuah perusahaan pengolahan daging yang berada di Dusun Tegalsari, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu.
Perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah ini memproduksi berbagai jenis daging beku seperti sapi, kambing, dan ayam, serta tengah mengembangkan produk makanan olahan seperti sosis.
Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini ingin memastikan bahwa seluruh proses produksi yang dilakukan Toros Farm telah sesuai dengan standar halal, mulai dari budidaya hewan di peternakan, proses penyembelihan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi produk ke konsumen.
“Kami bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Pondok Pesantren Sulaimaniyah untuk mendorong wisata halal. Saya ingin memastikan bagaimana proses produksinya, agar bisa memberikan jaminan halal kepada masyarakat,” ujar Taj Yasin.
Wagub menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya ia meninjau lokasi tersebut pada tahun 2022. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir, PT Toros Farm telah menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam hal peningkatan kuantitas dan kapasitas produksi.
“Alhamdulillah, dari dua tahun lalu, saat ini produksinya sudah melimpah. Sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.
Gus Yasin juga menekankan pentingnya perluasan distribusi produk halal ke seluruh wilayah Indonesia. Ia berharap produk dari Toros Farm tidak hanya tersebar di Jawa Tengah, tetapi juga dapat menjangkau seluruh masyarakat muslim di Tanah Air.
“Kami ingin mendorong agar produk halal seperti ini tidak hanya beredar di sini. Kembangkan lagi agar bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Ini penting sebagai jaminan makanan halal bagi masyarakat muslim,” tegasnya.
Lebih lanjut, Taj Yasin juga mengapresiasi peran PT Toros Farm dalam memberdayakan peternak lokal di sekitar pabrik. Para peternak dibekali dengan ilmu beternak yang sesuai standar, sehingga turut mendorong kualitas bahan baku dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Toros Farm tidak hanya membangun industri, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat. Ini contoh sinergi antara industri dan pemberdayaan,” pungkasnya.
Dengan mengusung prinsip syariah dan keberlanjutan, PT Toros Farm diharapkan menjadi percontohan bagi pelaku industri lain dalam mengembangkan sektor halal yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi umat. (R)
beritaTerkait
komentar