Selasa, 06 Oktober 2026

Indonesia Resmi Tinggalkan WHO South-East Asia, Masuk Western Pacific Regional Office

Selasa, 27 Mei 2025 07:40 WIB
Indonesia Resmi Tinggalkan WHO South-East Asia, Masuk Western Pacific Regional Office
Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menghadiri Sidang World Health Assembly (WHA) ke-78 di Jenewa, Swiss, saat pengesahan resmi perpindahan Indonesia dari WHO South-East Asia ke We
Jenewa (buseronline.com) - Indonesia resmi berpindah dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kawasan Asia Tenggara (South-East Asia Regional Office/SEARO) ke Kawasan Pasifik Barat (Western Pacific Regional Office/WPRO).

Keputusan tersebut disahkan secara konsensus oleh seluruh negara anggota WHO dalam Sidang World Health Assembly (WHA) ke-78 di Jenewa, Swiss, pada Jumat.

Perpindahan ini menandai langkah strategis Indonesia dalam memperkuat kerja sama regional di bidang kesehatan serta memperluas jangkauan diplomasi kesehatan global.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan sejumlah pertimbangan epidemiologis, kedekatan geografis, dan pengalaman selama pandemi COVID-19 yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas kawasan untuk menghadapi tantangan kesehatan bersama.

“Bergabung dengan Western Pacific Regional Office ini juga sejalan dengan visi Indonesia untuk memperkuat diplomasi kesehatan dan memperluas akses terhadap inovasi serta sumber daya kesehatan global,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, dalam keterangannya.

Kunta menjelaskan, pengalaman Indonesia saat pandemi COVID-19 menunjukkan pentingnya kolaborasi erat dengan negara-negara tetangga yang memiliki kesamaan tantangan dan karakteristik.

Indonesia memiliki kedekatan geografis dan epidemiologis dengan negara-negara di kawasan Pasifik Barat, termasuk Papua Nugini, Australia, Filipina, dan Kepulauan Pasifik lainnya.

"Provinsi-provinsi timur seperti Papua dan Maluku berbagi tantangan kesehatan yang mirip dengan negara-negara Pasifik. Di sisi lain, wilayah barat seperti Sumatera juga memiliki kedekatan budaya dan etnik dengan Malaysia dan Singapura yang merupakan anggota WPRO," tambahnya.

Selain faktor kedekatan geografis, Indonesia juga berbagi perbatasan darat dan laut dengan 10 negara dan memiliki jalur penerbangan langsung ke 18 negara yang sebagian besar termasuk dalam koordinasi kawasan WPRO.

Mobilitas lintas batas yang tinggi memperkuat urgensi penguatan sistem surveilans dan respons penyakit yang terintegrasi di kawasan ini.

Perpindahan ini diharapkan akan membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk memperkuat kapasitas nasional dalam penanganan penyakit menular dan tidak menular, mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) bidang kesehatan, serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan inovasi dengan negara-negara anggota WPRO.

Langkah Indonesia ini mendapat sambutan positif dari sejumlah negara anggota WHO yang hadir dalam sesi pengesahan, termasuk Australia, Vanuatu, Filipina, Singapura, Selandia Baru, Papua Nugini, Korea Selatan, Norwegia, Kamboja, Jepang, Maladewa, dan China.

Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Indonesia dan menyambut baik kolaborasi yang akan datang dalam kerangka kerja WPRO.

Perubahan kawasan ini efektif berlaku mulai 23 Mei 2025. Seluruh proses transisi akan dilakukan secara bertahap dengan koordinasi intensif antara Pemerintah Indonesia, WHO SEARO, dan WHO WPRO untuk memastikan kelancaran perpindahan.

Meski demikian, Indonesia menegaskan akan tetap menjaga hubungan dan kerja sama yang erat dengan negara-negara anggota SEARO, baik dalam kerangka bilateral maupun melalui forum kesehatan global yang telah lama terjalin.

Keputusan historis ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat posisi dan kontribusinya dalam sistem kesehatan global melalui kemitraan regional yang strategis dan inklusif. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi
Posyandu 6 SPM di Jateng Didorong Aktif Layani dan Tindaklanjuti Aduan Masyarakat
Nawal Dorong Batik Sragen Berkolaborasi dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman di Distrik Muara
komentar
beritaTerbaru