Sabtu, 22 Agustus 2026

Polda DIY Bantu Balita Ningsih, Penderita Tumor Tulang Ekor di Yogyakarta

Rabu, 05 Februari 2025 06:12 WIB
Polda DIY Bantu Balita Ningsih, Penderita Tumor Tulang Ekor di Yogyakarta
Kabidokkes Polda DIY AKBP Fajar Amansyah bersama tim Biddokkes Polda DIY mengunjungi rumah keluarga Ningsih di Tegalrejo, Yogyakarta.
Yogyakarta (buseronline.com) - Seorang balita asal Yogyakarta, Ningsih (2), yang menderita tumor tulang ekor (Spina Bifida) sejak dua tahun terakhir akhirnya mendapat bantuan medis dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Keterbatasan ekonomi dan belum adanya kepesertaan BPJS membuat keluarga Ningsih kesulitan mendapatkan pengobatan.

Sebagai bentuk kepedulian, Kepala Pusdokkes Polri melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda DIY serta Dokkes Polresta Yogyakarta turun tangan membantu pengobatan Ningsih.

Pada Selasa (28/1/2025), tim kesehatan mengunjungi rumah kos orang tua Ningsih di Tegalrejo, Yogyakarta.

Dalam unggahan akun Instagram @biddokkes_polda_diy, Kabidokkes Polda DIY AKBP Fajar Amansyah beserta tim peduli kasih Biddokkes menemui keluarga Ningsih.

AKBP Fajar juga berinteraksi langsung dengan Ningsih dan memberikan bantuan makanan bergizi untuk mengatasi kondisi malnutrisi yang dialaminya.

Sebagai tindak lanjut, Ningsih akan menjalani operasi pengangkatan tumor di RS Bhayangkara Polda DIY setelah kondisinya stabil.

Pada Senin (3/2/2025), tim Biddokkes Polda DIY menjemput Ningsih untuk menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara.

Prosedur medis dilakukan mulai dari pemeriksaan dokter, cek laboratorium, hingga screening dengan tim dokter ahli.

Selanjutnya, pada Selasa (4/2/2025), Ningsih dijadwalkan kembali ke RS Sardjito untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

AKBP Fajar menegaskan bahwa Polda DIY berkomitmen untuk memberikan perhatian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat, sejalan dengan program Quick Win Presisi Polri.

“Biddokes Polda DIY dan Rumkit Bhayangkara Polda DIY beserta jajaran turun langsung ke masyarakat untuk melakukan upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif, terutama pada kasus-kasus yang memerlukan penanganan komprehensif,” ujar AKBP Fajar.

Selain Ningsih, ibunya yang bernama Endang juga menderita penyakit yang membutuhkan perhatian medis.

Oleh karena itu, tim medis berupaya memberikan tatalaksana terbaik bagi keduanya di RS Bhayangkara Polda DIY, baik melalui operasi maupun terapi konservatif.

“Harapannya, ibu dan anak yang mengalami masalah kesehatan ini dapat dibantu secara optimal sehingga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik,” tambah AKBP Fajar.

Kasus Ningsih menjadi salah satu contoh bagaimana sinergi antara kepolisian dan tenaga medis dapat membantu masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Dengan upaya bersama ini, diharapkan Ningsih bisa menjalani pengobatan yang optimal demi masa depan yang lebih baik. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru