Senin, 06 Juli 2026

Kementerian Pertanian Perkuat Pencegahan PMK di RPH Bubulak Bogor

Rabu, 29 Januari 2025 06:17 WIB
Kementerian Pertanian Perkuat Pencegahan PMK di RPH Bubulak Bogor
Petugas RPH Bubulak memeriksa kesehatan sapi sebelum dipotong, memastikan prosedur biosekuriti berjalan ketat, Senin (27/1/2025), di Kota Bogor.
Bogor (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus memperkuat langkah-langkah pencegahan terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia.

Salah satu upaya penting dilakukan dengan menggelar kegiatan edukasi di berbagai daerah, termasuk di Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak, Kota Bogor, Senin.

Kepala UPTD RPH Bubulak Didong Suherbi menjelaskan bahwa seluruh sapi yang dipotong di fasilitas tersebut telah menjalani prosedur ketat untuk memastikan kesehatan dan mencegah penularan PMK.

“Setiap sapi yang masuk ke RPH Bubulak harus sudah divaksinasi dan melalui proses biosekuriti yang menyeluruh. Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa daging sapi yang dihasilkan berasal dari ternak-ternak yang sehat,” ujar Didong.

Sekretaris Ditjen PKH Tri Melasari mengungkapkan bahwa pengawasan di RPH menjadi salah satu strategi utama dalam mencegah penyebaran PMK.

“Kementan terus memperkuat vaksinasi massal, pengawasan ketat di RPH, serta sosialisasi kepada peternak dan masyarakat. Semua langkah ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran virus PMK,” tegas Tri.

Selain itu, Kementan juga memastikan pasokan daging sapi tetap tersedia menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Jimmy, seorang peternak lokal yang hadir dalam kegiatan tersebut, memastikan bahwa stok sapi di wilayah Bogor saat ini mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami para peternak sudah menyiapkan sapi dalam jumlah yang cukup. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir tentang kekurangan pasokan,” ungkap Jimmy.

Tri Melasari menambahkan bahwa kolaborasi antara peternak, RPH, dan pemerintah merupakan kunci untuk menjaga pasokan daging yang aman dan sehat.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya pencegahan PMK dan memastikan kebutuhan pangan hewani masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Tri.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kementan untuk menjaga keamanan pangan nasional dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak pada sektor peternakan serta ketahanan pangan di Indonesia. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Maroko Gilas Kanada 3-0, Singa Atlas Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
komentar
beritaTerbaru