Rabu, 07 Oktober 2026

Menkes Tekankan Pentingnya Penguatan Industri Farmasi dan Alkes Dalam Negeri

Minggu, 10 November 2024 11:18 WIB
Menkes Tekankan Pentingnya Penguatan Industri Farmasi dan Alkes Dalam Negeri
Menteri Kesehatan Budi G Sadikin membuka Festival Inovasi Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Jakarta, Jumat (8/11/2024). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia memiliki potensi pasar kesehatan yang sangat besar, dengan pembelanjaan di sektor kesehatan diperkirakan mencapai Rp560 T hingga Rp580 T setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi G Sadikin dalam pembukaan Festival Inovasi Kesehatan (HAI-Fest) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Jakarta, Jumat.

Dalam sambutannya, Menteri Budi menjelaskan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita untuk sektor kesehatan di Indonesia saat ini mencapai sekitar 140 dolar, jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia yang mencapai 300 dolar, dan Singapura yang bahkan mencapai 3.000 dolar.

Namun, ia optimis bahwa dalam 5 hingga 10 tahun mendatang, seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Indonesia, pengeluaran untuk sektor kesehatan akan turut meningkat.

“Jika dalam 5 atau 10 tahun mendatang masyarakat Indonesia mengalami peningkatan kesejahteraan yang mirip dengan Malaysia atau Singapura, maka belanja kesehatan masyarakat Indonesia juga akan meningkat secara signifikan,” kata Menteri Budi.

Festival berlangsung 7-9 November 2024 ini mengusung tema Leveraging Local Resources: "From Nature Nurture The Future", yang bermakna “Membangun Keberlanjutan Inovasi untuk Ketahanan Kesehatan”.

Tema ini mencerminkan komitmen Kemenkes untuk memperkuat sistem ketahanan kesehatan Indonesia dengan mendorong pembangunan industri farmasi, alat kesehatan, dan layanan kesehatan yang berbasis di dalam negeri.

Menteri Budi juga menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan di sektor kesehatan berpotensi mengalami peningkatan pendapatan (revenue) hingga dua kali lipat, seiring dengan proyeksi peningkatan belanja kesehatan masyarakat Indonesia dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Festival Inovasi Kesehatan ini merupakan bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan Indonesia, khususnya dalam pilar ketiga, yakni ketahanan sistem kesehatan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kemandirian sektor kesehatan di Indonesia. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
BPK RI Periksa Pengelolaan Almatsus Polri, Korbrimob Siap Transparan
Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober
Teratai Fighter Team Korbrimob Polri Juara Umum Tegar Beriman Championship, Sabet 7 Medali Emas
Italia Kalahkan Turki 3-1, Gli Azzurri Naik ke Posisi Kedua
Tagline Baru Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” Mulai Disosialisasikan di Korlantas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Naik ke Posisi 117 Dunia
komentar
beritaTerbaru