Rabu, 07 Oktober 2026

Dokter Peringatkan Risiko Kematian Dini bagi Mereka yang Suka Mager

Selasa, 08 Oktober 2024 13:01 WIB
Dokter Peringatkan Risiko Kematian Dini bagi Mereka yang Suka  Mager
dr Putra Rizki SpKO.
Jakarta (buseronline.com) - Gaya hidup sedentari atau perilaku malas gerak (mager) bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Hal ini disampaikan dr Putra Rizki SpKO, spesialis kedokteran olahraga, yang menekankan pentingnya aktivitas fisik rutin dalam menjaga kesehatan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 33,5% masyarakat Indonesia masih kurang melakukan aktivitas fisik, angka yang cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain.

Sebagai perbandingan, survei di Amerika Serikat pada periode 2017-2020 menunjukkan prevalensi gaya hidup sedentari mencapai 25,3%, sementara di Eropa, 1 dari 3 orang menjalani gaya hidup ini.

"Sedentari lifestyle, seperti duduk atau rebahan terlalu lama, bisa dikaitkan dengan berbagai penyakit serius, seperti jantung, gangguan metabolisme, hingga kanker," ujar dr Putra dalam sebuah webinar, Senin.

Menurutnya, jika kebiasaan ini tidak ditangani dengan baik, risiko komplikasi hingga kematian bisa meningkat.

"Penelitian menunjukkan bahwa orang yang meninggal karena kanker, diabetes, atau jantung, sering kali memiliki riwayat gaya hidup kurang aktif dan banyak duduk," jelasnya.

Kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi sirkulasi darah, tekanan darah, dan kesehatan jantung. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan pengeroposan tulang, kehilangan massa otot, dan nyeri sendi.

"Orang yang banyak duduk mengalami penurunan kepadatan tulang, terutama di daerah pinggul dan pangkal paha, yang meningkatkan risiko osteoporosis," tambahnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak dan berolahraga guna menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Rico Waas: Keberagaman Budaya Jadi Kekuatan Pariwisata Kota Medan
BPK RI Periksa Pengelolaan Almatsus Polri, Korbrimob Siap Transparan
Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober
Teratai Fighter Team Korbrimob Polri Juara Umum Tegar Beriman Championship, Sabet 7 Medali Emas
Italia Kalahkan Turki 3-1, Gli Azzurri Naik ke Posisi Kedua
Tagline Baru Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” Mulai Disosialisasikan di Korlantas
komentar
beritaTerbaru