Rabu, 12 Agustus 2026

Indonesia Sehat pada Masa Depan Dapat Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan

Senin, 04 Maret 2024 10:23 WIB
Indonesia Sehat pada Masa Depan Dapat Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin pada kuliah umum di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Kamis (29/2/2024). (Dok/Kemenkes RI)
Bogor (buseronline.com) - Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan upaya mewujudkan Indonesia sehat dan Indonesia emas pada masa depan dilakukan dengan menjalankan Transformasi Kesehatan. Hal tersebut disampaikannya pada kuliah umum di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga.

“Bagaimana caranya menjaga agar Indonesia tetap sehat. Dengan menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan,” ucap Menkes.

Enam pilar transformasi kesehatan yang sedang dijalankan, yakni pilar pertama adalah transformasi layanan primer yang fokus pada promotif preventif dan bukan kuratif. Pilar kedua, yakni transformasi layanan sekunder yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.

Pilar ketiga adalah transformasi sistem ketahanan kesehatan yang fokus pada kemandirian obat dalam negeri dan penyediaan tenaga cadangan kesehatan seperti yang dilakukan saat pandemi Covid-19 lalu. Pilar keempat, yakni transformasi sistem pembiayaan kesehatan.

Pilar kelima, yakni transformasi SDM kesehatan yang berkualitas dan penyebarannya merata. Pilar keenam adalah transformasi teknologi kesehatan yang fokus pada informasi teknologi dan bioteknologi.

“Dari enam pilar ini, yang paling di hati saya adalah pilar nomor satu karena itu yang penting, yaitu menjaga orang tetap sehat” ujar Menkes.

Menkes juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 30 menit sehari serta menjaga pola makan. Jika hal tersebut sudah dilakukan, ia menyarankan agar masyarakat melakukan skrining kesehatan di Posyandu atau Puskesmas terdekat.

Menkes menyebutkan ada empat poin yang wajib diperiksa agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Dia menjelaskan, tiga poin berkaitan dengan darah dan satu poin berkaitan dengan lingkar perut.

“Cara dan tindakannya sangat mudah, periksa ke puskesmas untuk ukur tekanan darah, gula darah dan lemak darah agar tidak terkena diabetes, serangan jantung dan lain sebagainya, lakukan satu bulan sekali, gratis!” ucap Menkes. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan, 33 Hakim Pernah Terjerat Korupsi
Pemko Medan Perkuat Penanganan TBC, 100 Warga Sei Mati Jalani Pemeriksaan
Patroli Humanis di Ilaga, Polisi Berbagi Makanan Ringan dengan Anak-anak Papua
Mentan Amran Ungkap Kerugian Mafia Beras Bisa Capai Rp100 Triliun
Lahan Tidur 12 Tahun di Banjarnegara Disulap Jadi Lahan Produktif Lewat Revola Jateng Optimis
Plt Bupati Pati Dorong Budaya dan Kesenian Daerah Masuk Sekolah
komentar
beritaTerbaru