Rabu, 19 Agustus 2026

Kemenkes RI Ungkap Petugas KPPS yang Meninggal Terbanyak di Usia Ini

Sabtu, 17 Februari 2024 11:24 WIB
Kemenkes RI Ungkap Petugas KPPS yang Meninggal Terbanyak di Usia Ini
Kepala Biro Komunikasi Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi MEpid.
Jakarta (buseronline.com) - Kemenkes RI melaporkan total sudah ada 27 petugas KPPS yang meninggal berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (15/2/2024).

Dari total tersebut, sembilan di antaranya mengalami masalah jantung.

Beberapa yang lain dilaporkan meninggal karena kecelakaan, dalam perjalanan ke fasilitas kesehatan, hingga memiliki riwayat komorbid seperti hipertensi.

Kepala Biro Komunikasi Pelayanan Publik Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi MEpid menyebut jumlah kematian KPPS saat ini relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini dikarenakan pemerintah Indonesia sudah menyiapkan mitigasi skrining hingga pembatasan usia petugas KPPS di sejumlah daerah.

Namun karena minimnya SDM, masih melibatkan petugas di usia lanjut.

Dari laporan kasus meninggal, usia terbanyak petugas KPPS tersebar di kelompok berikut:
- Lebih dari 60 tahun: 2 kasus
- ⁠Usia 51-60 tahun: 6 kasus
- ⁠Usia 41-50 tahun: 9 kasus
- ⁠Usia 31-40 tahun: 3 kasus
- ⁠Usia 21-30 tahun: 5 kasus
- ⁠Usia 17-20 tahun: 2 kasus

Penyebab kematian yang sejauh ini diidentifikasi Kemenkes RI meliputi:
- 9 orang meninggal akibat penyakit jantung
- ⁠8 orang tercatat meninggal death on arrival atau saat di perjalanan menuju fasilitas kesehatan
- 4 kasus mengalami kecelakaan
- ⁠2 kasus septic shock
- ⁠2 kasus tanpa komorbid
- ⁠1 kasus acute respiratory distress syndrome
- ⁠1 orang mengalami hipertensi.

Laporan kematian KPPS terbanyak berada di Jawa Tengah dengan total 7 kasus.

Disusul Jawa Barat dan Jawa Timur, berikut rinciannya:
- Sumatera Utara: 1 kasus
- ⁠Riau: 1 kasus
- ⁠Sumatera Selatan: 2 kasus
- ⁠Banten: 2 kasus
- ⁠DKI Jakarta: 3 kasus
- ⁠Jawa Barat: 5 kasus
- ⁠Jawa Tengah: 7 kasus
- ⁠Jawa Timur: 5 kasus
- ⁠Sulawesi Utara: 1 kasus. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru