Rabu, 19 Agustus 2026

Bey Machmudin Dampingi Menkes Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan Jabar

Jumat, 16 Februari 2024 13:55 WIB
Bey Machmudin Dampingi Menkes Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan Jabar
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memberikan kata sambutan di acara peresmian Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meresmikan Layanan Rujukan Prioritas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung.

RSUD Al-Ihsan melakukan transformasi sistem kesehatan pada layanan rujukan, sistem pembiayaan kesehatan, teknologi kesehatan, dan pelayanan kesehatan rujukan, khususnya pelayanan kanker, jantung, stroke, urologi dan nefrologi (uro-nefrologi).

"Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang sangat memperhatikan transformasi sistem kesehatan. Kami terus berupaya mendorong program kemitraan sebagai bentuk kolaborasi dalam transformasi sistem kesehatan," kata Bey Machmudin.

Dengan peresmian ini, RSUD Al-Ihsan ditetapkan sebagai rumah sakit strata utama dalam pelaksanaan layanan kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi.

"Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan Kementerian Kesehatan, Pemda Provinsi Jabar, dan kolaborasi sektor lainnya," ujarnya.

Sementara, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan adanya transformasi tersebut, diharapkan petugas kesehatan fokus menjaga masyarakat tetap sehat.

"Sebaik-baiknya fasilitas kesehatan tugas kita bukan mengobati orang sakit, tapi menjaga orang tetap sehat. Fokusnya kita jaga orang untuk sehat, bukan mengobati orang yang sakit," kata Budi.

Budi menjelaskan, Kementerian Kesehatan RI telah memperluas layanan tersebut tak hanya di rumah sakit vertikal, tetapi juga rumah sakit milik pemerintah daerah, termasuk di wilayah Jabar.

Selain itu, Direktur RSUD Al-Ihsan Dewi Basmala mengatakan, peresmian tersebut merupakan momentum penting. Menurutnya, kasus bedah jantung terbuka menjadi yang terbanyak di Jabar.

"Meskipun peresmian baru dilaksanakan, kami telah melakukan tindakan-tindakan untuk bedah jantung terbuka. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen kami untuk mewujudkan pelayanan yang berkualitas," ujarnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru