Rabu, 19 Agustus 2026

Syarat Indonesia Menjadi Negara Maju

Selasa, 21 November 2023 09:39 WIB
Syarat Indonesia Menjadi Negara Maju
Menteri Kesehatan Budi G Sadikin pada Diskusi The 2024 Asia Pacific Human Development Report di Jakarta, Senin (20/11/2023). (Dok/Kemenkes RI)
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia harus bisa memanfaatkan bonus demografi 2030 dengan menyiapkan SDM yang unggul, sehat, dan cerdas. Kesehatan merupakan hak fundamental yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Hal itu dilakukan melalui dilaksanakannya transformasi kesehatan khususnya pada pilar transformasi layanan primer

“Saya bercita-cita Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi yang akan dinikmati anak cucu kita. Maka kita harus memastikan bahwa penduduk di daerah mana pun sehat dan cerdas,” kata Menteri Kesehatan Budi G Sadikin pada Diskusi The 2024 Asia Pacific Human Development Report di Jakarta, Senin.

Masyarakat sehat, menurut Menkes Budi merupakan salah satu modalitas dalam menyongsong bonus demografi yang akan dilalui Indonesia mulai tahun 2030.

“Jadi sangat jelas untuk menciptakan penduduk yang sehat kita harus menjaganya tetap sehat. Kita harus fokus untuk membuat mereka bahagia. Kita harus fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas daripada rumah sakit,” lanjutnya.

Budi menekankan upaya promosi kesehatan harus digencarkan daripada membiarkan masyarakat jatuh sakit dan mengkonsumsi obat-obat yang mahal.

Budi menilai hal ini memang bukan jalan yang mudah. Pasalnya kesehatan berkorelasi dengan banyak sektor lain, seperti pangan, pertanian, lingkungan hidup, pendidikan dan keuangan, yang terkadang sulit untuk diseimbangkan.

“Itu sudah menjadi pekerjaan saya. Bagaimana kita bisa membuat populasi kita sehat,” ungkapnya.

Transformasi sistem kesehatan ini memerlukan kolaborasi dengan banyak sektor dan pemangku kepentingan.

“Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa Kementerian Kesehatan ingin memperkuat kolaborasi dengan mitra untuk mendukung transformasi sistem kesehatan,” tambah Menkes Budi.

Di Indonesia, bonus demografi akan terjadi pada tahun 2030. Diperkirakan sekitar 68 persen dari 200 juta jiwa orang Indonesia akan berada dalam masa produktif.

Jika gagal mendapatkan bonus demografi, sulit bagi suatu negara untuk berubah menjadi negara berpendapatan tinggi dan akan terjebak selamanya dengan pendapatan rendah

“Tinggal tujuh tahun lagi. Jika kita sebagai pengambil kebijakan di Indonesia gagal mendapatkan bonus demografi, maka peluang anak-anak kita untuk menjadi bangsa maju akan hilang,” ungkapnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
Investasi Kota Bandung Tembus Rp6,4 Triliun, Target Akhir Tahun Rp12 Triliun
komentar
beritaTerbaru