Minggu, 25 Oktober 2026

CKG Sumut Capai 32,81 Persen, Target 46 Persen hingga Akhir 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 17:05 WIB
CKG Sumut Capai 32,81 Persen, Target 46 Persen hingga Akhir 2026
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumut Hery Valona Bonatua Ambarita dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (22/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 33 kabupaten/kota.

Hingga 22 Oktober 2026, capaian program tersebut mencapai 32,81 persen, dengan target meningkat menjadi 46 persen pada akhir Desember 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumut Hery Valona Bonatua Ambarita mengatakan peningkatan capaian CKG terus diupayakan melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, pada 22 Oktober 2026.

Hery menjelaskan, berdasarkan data yang masuk ke Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK), capaian CKG Sumut terus meningkat. Namun, angka yang tercatat dalam aplikasi masih berbeda dengan hasil perhitungan manual berdasarkan laporan dari kabupaten/kota.

"Per hari ini, CKG kita sudah 32,81 persen, yaitu sebanyak 5 juta lebih. Artinya, setiap hari jika data diperbarui, saya yakin angka perhitungan manual kami yang dilaporkan kabupaten/kota sebenarnya sudah bisa mencapai 35 persen," ujar Hery.

Ia menyebutkan, perbedaan data tersebut salah satunya disebabkan kendala jaringan dan pemeliharaan aplikasi yang dikelola secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, kondisi itu membuat proses penginputan data dari daerah tidak selalu berjalan lancar sehingga capaian yang tercatat secara resmi belum sepenuhnya menggambarkan pelaksanaan pemeriksaan di lapangan.

Meski menghadapi kendala teknis, Dinas Kesehatan Sumut optimistis target cakupan CKG sebesar 46 persen dapat tercapai hingga 31 Desember 2026. Optimisme tersebut didukung tren peningkatan jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan setiap pekan.

Hery juga menjelaskan bahwa CKG merupakan layanan skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat dan mendeteksi potensi penyakit. Pemeriksaan mencakup hingga 18 parameter yang disesuaikan dengan kelompok usia dan faktor risiko peserta.

Apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan, peserta akan diarahkan terlebih dahulu ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dasar. Jika membutuhkan penanganan dokter spesialis, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit umum daerah.

Pemprov Sumut pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di puskesmas maupun pos pelayanan terdekat. Pemeriksaan sejak dini diharapkan membantu mendeteksi faktor risiko penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumut, Miswar, mengatakan program CKG turut mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, termasuk tuberkulosis (TBC).

Menurut Miswar, pemeriksaan kesehatan gratis dapat membantu fasilitas kesehatan menemukan kasus penyakit lebih dini sekaligus memperkuat penelusuran kasus TBC di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Melalui upaya tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang terindikasi mengalami masalah kesehatan dapat segera memperoleh pemeriksaan lanjutan dan pengobatan sesuai kebutuhan.

Pemprov Sumut terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam program CKG sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini penyakit dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Gangguan Penglihatan, 1,6 Juta Orang Terindikasi Bermasalah pada Mata
Warga Sukodono Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Skrining TBC Digencarkan
Pemko Medan Perkuat Penanggulangan TBC melalui Tracing dan Cek Kesehatan Gratis
CKG Sekolah Diperkuat, UKS Didorong Jadi Penghubung Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Kemenkes Ungkap Gigi Berlubang Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi Anak Sekolah
Banten Jadi Percontohan Nasional Program Cek Kesehatan Gratis dan Penemuan Kasus TB
komentar
beritaTerbaru