Minggu, 25 Oktober 2026

Cegah Stunting, Posyandu dan Kebun Pangan Perempuan Diresmikan di Sleman

Minggu, 25 Oktober 2026 15:00 WIB
Cegah Stunting, Posyandu dan Kebun Pangan Perempuan Diresmikan di Sleman
Upaya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi ibu hamil serta balita terus diperkuat melalui integrasi pelayanan Posyandu dan Kebun Pangan Perempuan di Kelurahan Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (21/10/2026).
"Oleh karena itu, kesehatan ibu dan pemenuhan gizi anak perlu dijaga sejak masa kehamilan. Pemantauan tumbuh kembang rutin tiap bulan melalui buku KIA dan penyuluhan kepada orang tua menjadi sangat krusial," tutur Lovely.

Peresmian gedung baru Posyandu Lili dan kebun pangan terpadu tersebut disambut antusias oleh para kader Posyandu setempat. Fatimah, salah seorang kader, mengaku bersyukur atas dukungan fasilitas baru yang dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat.

"Kami sangat senang dan bahagia, terlebih kami mendapatkan gedung baru untuk pelayanan Posyandu. Ini tentu menambah semangat kader-kader kami dan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu yang ada," ungkap Fatimah.

Ia berharap program Desa BRILiaN 1.000 HPK dapat terus berlanjut untuk memperkuat semangat para kader dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Integrasi Posyandu dan Kebun Pangan Perempuan ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemenuhan gizi keluarga, meningkatkan pemberdayaan perempuan, serta mendukung pencegahan stunting sejak dini. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
RSUD Bandung Kiwari Hadirkan Program Kawal Kiwari untuk Pantau Anak Berisiko Stunting
Bermain Angklung, Anak-anak TK IT Mekar Insani Belajar Kerja Sama dan Toleransi
Stula PKA VII Jateng Kaji Inovasi Visiting Jogja dan Pengembangan Desa Wisata
76 Pelajar dari 38 Provinsi Dikukuhkan sebagai Duta SMA 2026 di Candi Prambanan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dalam Suara Inklusi di Yogyakarta
Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi SLB, Wujudkan Pendidikan Inklusif di Yogyakarta
komentar
beritaTerbaru