Menurut Yunita, kualitas udara di
Medan mengalami penurunan dari kategori sedang menuju tidak sehat. Kondisi tersebut dipengaruhi sebaran asap lokal serta asap dari Kalimantan yang terbawa angin.
Hujan gerimis yang sempat turun pada pagi hari diharapkan dapat membantu mengurangi kepekatan asap. Namun, karena hujan hanya berlangsung singkat,
kabut asap kembali menyelimuti wilayah kota. "Kondisi kualitas udara ini diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan," jelas Yunita.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra, menjelaskan paparan kabut asap yang mengandung polutan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama ISPA. Selain itu, masyarakat juga berpotensi mengalami batuk dan gejala flu apabila terjadi infeksi akut.
Pemko
Medan mengimbau masyarakat untuk membatasi paparan asap dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan atau gangguan kesehatan lainnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kota Medan, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ny Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi, serta Ketua TP PKK kecamatan se-Kota Medan. (P3)
beritaTerkait
komentar