Sabtu, 17 Oktober 2026

Kabut Asap Selimuti Medan, Rico Waas Siapkan 1.800 Kotak Masker untuk Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 12:35 WIB
Kabut Asap Selimuti Medan, Rico Waas Siapkan 1.800 Kotak Masker untuk Warga
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin rapat pembahasan penanggulangan asap akibat karhutla di Balai Kota Medan, Kamis (15/10/2026).
Menurut Yunita, kualitas udara di Medan mengalami penurunan dari kategori sedang menuju tidak sehat. Kondisi tersebut dipengaruhi sebaran asap lokal serta asap dari Kalimantan yang terbawa angin.

Hujan gerimis yang sempat turun pada pagi hari diharapkan dapat membantu mengurangi kepekatan asap. Namun, karena hujan hanya berlangsung singkat, kabut asap kembali menyelimuti wilayah kota. "Kondisi kualitas udara ini diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan," jelas Yunita.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra, menjelaskan paparan kabut asap yang mengandung polutan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama ISPA. Selain itu, masyarakat juga berpotensi mengalami batuk dan gejala flu apabila terjadi infeksi akut.

Pemko Medan mengimbau masyarakat untuk membatasi paparan asap dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan atau gangguan kesehatan lainnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kota Medan, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ny Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi, serta Ketua TP PKK kecamatan se-Kota Medan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kabut Asap Selimuti Sumut, Pemko Medan Berlakukan PJJ untuk PAUD hingga SMP pada 16-21 Oktober 2026
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Dekranasda Medan Dorong UMKM Perluas Pasar
Bobby Nasution Gandeng Polda Sumut Berantas Narkoba dan Tingkatkan Keamanan Pariwisata
Pemko Medan Perkuat Penanggulangan TBC melalui Tracing dan Cek Kesehatan Gratis
Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Kualitas Udara Medan Memburuk, Pinang Baris Masuk Kategori Tidak Sehat
komentar
beritaTerbaru