Rabu, 14 Oktober 2026

Kemenkes: Kesehatan Jiwa Jadi Kunci Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 14:55 WIB
Kemenkes: Kesehatan Jiwa Jadi Kunci Peningkatan Kualitas SDM Indonesia
Wakil Menteri Kesehatan Prof dr Dante Saksono Harbuwono hadiri talkshow bertajuk “Sehat Jiwaku, Unik Caraku: Keluarga Merangkul, Kesehatan Jiwa Terjaga, Neurodivergen Berdaya” dalam rangkaian Festival Suara Jiwa di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Hingga saat ini, skrining kesehatan jiwa melalui program Kemenkes telah menjangkau lebih dari 71,8 juta jiwa. Hasil skrining menunjukkan dugaan gejala depresi pada 1,2 persen sasaran dan gejala kecemasan pada 0,9 persen sasaran.

Kemenkes juga meluncurkan empat seri buku saku skrining kesehatan jiwa untuk membantu tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer menindaklanjuti hasil pemeriksaan.

Buku saku tersebut ditujukan bagi ibu hamil dan ibu pascapersalinan, anak dan remaja, orang dewasa, serta lanjut usia.

Endang menjelaskan, buku saku tersebut disusun bersama para ahli dari organisasi profesi sebagai panduan praktis bagi tenaga kesehatan di Puskesmas.

"Buku saku ini disusun bersama para ahli dari organisasi profesi sebagai panduan praktis bagi tenaga kesehatan di Puskesmas dalam menindaklanjuti hasil skrining di lapangan," pungkasnya.

Kemenkes berharap penguatan skrining dan pelayanan kesehatan jiwa, disertai dukungan keluarga serta lingkungan yang inklusif, dapat membantu masyarakat memperoleh penanganan yang tepat.

Dengan demikian, setiap individu memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam pembangunan SDM Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Ajak Keluarga Rangkul Neurodivergent, 9 dari 10 Penderita Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
KPK Bekali 110 Calon Pemimpin Nasional dengan Pendidikan Antikorupsi
Tiga Kementerian Sepakati Digitalisasi Layanan Haji, Tarif MCU Diusulkan Mulai Rp800 Ribu
PMI Manufaktur Indonesia Capai 52,4, Sektor Industri Terus Ekspansif
SATUSEHAT Raih Dua Penghargaan, Perkuat Transformasi Digital Kesehatan Indonesia
Kemenkes Bekali 4.630 Dokter dan Dokter Gigi Internsip, Tekankan Lingkungan Bebas Perundungan
komentar
beritaTerbaru