Rabu, 30 September 2026

Guru Dilibatkan Hapus Stigma Kusta terhadap Anak di Jepara

Rabu, 30 September 2026 18:20 WIB
Guru Dilibatkan Hapus Stigma Kusta terhadap Anak di Jepara
Foto bersama di acara Workshop Penghapusan Stigma Kusta, Penguatan Peran Guru dan Kampanye Percepatan Eliminasi Kusta di Indonesia, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (28/9/2026).
Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan menjadi penggerak edukasi mengenai kusta di sekolah. Mereka juga diharapkan mampu memberikan informasi yang benar kepada siswa, guru, dan orang tua.

"Kusta tidak hanya berdampak terhadap kondisi kesehatan penderitanya, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan sosial ketika masyarakat masih memiliki pemahaman yang keliru mengenai penyakit tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Program Officer Hansen's Disease Program Sasakawa Health Foundation, Takumi Owada, mengatakan Jepara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki rumah sakit yang secara khusus menangani kusta.

Dia menilai, keterlibatan guru dapat menjadi strategi penting untuk memperkuat sosialisasi kewaspadaan terhadap kusta, deteksi dini, pencegahan, penanganan komplikasi, sekaligus menghapus stigma terhadap penderita.

"Kalau ada anak yang terinfeksi juga bisa ditangani langsung oleh Puskesmas terdekat. Kita berharap agar angka kasus tidak ditutupi sehingga penanganan bisa lebih maksimal," tuturnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak
Nawal Dorong Penguatan Layanan Terpadu untuk Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Dirjen Dikmen Diksus Ajak Masyarakat Perkuat Gerakan Literasi
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
Bunda PAUD Jepara: PAUDHI Bukan Sekadar Lengkapi Administrasi
Puluhan Anak Muda Jateng-DIY Pamerkan Inovasi AI di Young Coder World Cup 2026
komentar
beritaTerbaru