Sabtu, 19 September 2026

Borobudur Indonesia Expo 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Kota Magelang

Sabtu, 19 September 2026 09:45 WIB
Borobudur Indonesia Expo 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Kota Magelang
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat pembukaan Borobudur Indonesia Expo 2026.

Magelang (buseronline.com) - Borobudur Indonesia Expo 2026 yang digelar di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 ditargetkan menjadi salah satu pengungkit perekonomian daerah.

Dilansir dari laman Jatengprov, Pemerintah Kota Magelang menyediakan 150 stan pameran UMKM dalam event tersebut. Kegiatan ini ditargetkan mampu menarik hingga 40.000 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp2 miliar.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, penyelenggaraan event menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurut Damar, keterbatasan sumber daya alam membuat Kota Magelang perlu mengandalkan kekuatan sumber daya manusia, inovasi, kreativitas, sektor jasa, dan ekonomi kreatif.

"Tidak ada tambang, tidak ada hutan, tidak ada kebun, tidak ada pabrik. Adanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai kualitas tinggi, SDM yang mempunyai inovasi, kreativitas tinggi," kata Damar saat pembukaan Borobudur Indonesia Expo 2026.

Ia mengatakan, berbagai event hampir setiap pekan digelar di Kota Magelang, mulai dari skala lokal, regional, nasional hingga internasional.

"Karena saya meyakini bahwa dengan event, pertumbuhan ekonomi ini akan bergerak tumbuh dengan baik," ujarnya.

Damar menegaskan, nilai transaksi bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan event. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka pasar bagi produk UMKM, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, menghasilkan kerja sama baru, serta menciptakan peluang bagi koperasi.

Borobudur Indonesia Expo 2026 juga menjadi ruang promosi potensi ekonomi kawasan penyangga destinasi pariwisata Borobudur. Pemko Magelang melibatkan wilayah Purwo Manggung yang terdiri atas Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Kota Magelang, dan Temanggung.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengapresiasi penyelenggaraan Borobudur Indonesia Expo 2026. Menurutnya, sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah.

"Kalau kita lihat di Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi kita juga banyak ditopang dari sektor konsumsi. Untuk meningkatkan konsumsi, pintunya adalah pariwisata," kata Sumarno yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Ia mengatakan, pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan ekonomi kreatif. Berbagai event dapat menjadi sarana untuk mempromosikan produk UMKM sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan pasar.

Sumarno berharap event di Kota Magelang tidak hanya memberikan dampak ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mampu membangun jejaring usaha antara pelaku UMKM Kota Magelang dengan pelaku usaha dari daerah lain di Jawa Tengah.

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mendorong pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata di Kota Magelang serta Jawa Tengah untuk membentuk badan usaha koperasi.

Menurut Ferry, sebagian besar pelaku UMKM masih menjalankan usaha secara perorangan sehingga menghadapi keterbatasan dalam mengakses modal, pasar, dan teknologi.

"Sehingga nanti proses transformasi dari usaha yang sebelumnya perorangan menjadi punya badan usaha, mereka nanti bisa lebih mudah mengakses modal, mengakses pasar, mengakses teknologi dan lain sebagainya," kata Ferry.

Kementerian Koperasi, lanjut dia, siap memberikan pendampingan, inkubasi hingga pembiayaan bagi badan usaha koperasi yang dibentuk para pelaku usaha.

Ferry juga menyebut sektor ekonomi kreatif memiliki peluang besar dikembangkan melalui koperasi, termasuk bagi ilustrator, konten kreator, animator, pelaku fashion, kerajinan, hingga produk wastra khas daerah.

Dengan penguatan koperasi dan penyelenggaraan berbagai event ekonomi, potensi UMKM, pariwisata, serta ekonomi kreatif di kawasan Magelang diharapkan semakin berkembang dan memberikan dampak lebih luas bagi perekonomian masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jateng Dorong Perlindungan Lahan Sawah untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Sekda Jateng Dorong Sekolah Rakyat Siapkan Masa Depan Peserta
Layanan Pijat Dinsos Jateng Bantu Kafilah MTQ Sekaligus Berdayakan Difabel Netra
Pemprov Jateng Perluas Akses Layanan Kesehatan, Dorong Medical Tourism
18 Stan UMKM Jateng Siap Tampilkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026
Posyandu Kenanga Wonosobo Dinilai Penuhi Enam Standar Pelayanan Minimal
komentar
beritaTerbaru