Sabtu, 12 September 2026

Kemenkes Siagakan 413 Rumah Sakit dan 830 Puskesmas Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 12 September 2026 13:30 WIB
Kemenkes Siagakan 413 Rumah Sakit dan 830 Puskesmas Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kemenkes RI meningkatkan kesiapsiagaan kesehatan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB.
Masyarakat juga dianjurkan menggunakan goggles, tidak mengucek mata yang terkena abu, mengenakan pakaian tertutup, serta membersihkan tubuh dan mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar ruangan.

"Yang paling penting adalah masyarakat tidak panik, tetap mengikuti informasi resmi, mengurangi paparan abu, dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan," ujar Aji.

Kemenkes bersama pemerintah daerah dan lintas sektor akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenkes telah menerbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Nomor KL.01.02/A/17765/2026.

Surat edaran tersebut mengatur penguatan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, surveilans kesehatan dan pelaporan, edukasi masyarakat, serta koordinasi lintas sektor. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Kerahkan 160 Tenaga Kesehatan untuk Pulihkan Kesehatan Warga Terdampak Gempa NTT
Hari Ketiga, Pencarian 8 Orang di Perairan Anak Krakatau Diperluas Jadi Enam Sektor
Polri-Basarnas Perkuat Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau
Kemendikdasmen Imbau Sekolah Utamakan Keselamatan di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kemenkes Perkuat Sistem Kegawatdaruratan Medis Hadapi Ancaman Bencana
Disdik Kota Bandung Wajibkan Masker bagi Warga Sekolah, Antisipasi Abu Vulkanik
komentar
beritaTerbaru