Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat puncak musim kemarau diprediksi masih berlangsung hingga September 2026.
Masyarakat yang berada di wilayah rawan
karhutla diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah, serta rutin memantau indeks kualitas udara melalui aplikasi.
Selain itu, masyarakat diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.
Kemenkes menegaskan langkah mitigasi kesehatan akan terus dilakukan untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap selama kondisi
karhutla masih berlangsung. (R)
beritaTerkait
komentar