Senin, 06 Juli 2026

Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin

Senin, 06 Juli 2026 10:00 WIB
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kemenkes RI melalui Pusat Krisis Kesehatan mengirimkan bantuan logistik kesehatan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tangerang (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Pusat Krisis Kesehatan mengirimkan bantuan logistik kesehatan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dilansir dari laman Kemkes, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons tanggap darurat untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah kondisi paparan asap yang masih menyelimuti kawasan terdampak.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Agus Jamaludin mengatakan bantuan yang disalurkan bertujuan memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan akibat dampak kebakaran.

"Dukungan logistik kesehatan ini kami distribusikan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan akibat paparan asap kebakaran," ujar Agus, Jumat.

Bantuan yang disalurkan meliputi 15 unit oksigen konsentrator, enam unit oksimeter, tiga unit air purifier, 11.500 masker bedah medis, dan 5.000 sarung tangan nonsteril.

Selain itu, Kemenkes juga mengirimkan satu unit tenda rumah sakit lapangan berukuran 4 x 6 meter, satu unit tenda berukuran 6 x 8 meter, serta 10 unit veltbed untuk menunjang pelayanan kesehatan di lapangan.

Menurut Agus, satu tenda kesehatan telah dioperasikan di lokasi terdampak untuk melayani masyarakat. Sementara itu, satu tenda lainnya disiagakan di Puskesmas Rajeg dan siap dimobilisasi apabila muncul titik terdampak baru.

Pendirian tenda layanan kesehatan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Rajeg, Puskesmas Mauk, serta Puskesmas Sukadiri.

Langkah tersebut mempertimbangkan kondisi asap yang masih pekat, tingginya jumlah warga terdampak, serta jauhnya akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain mendirikan tenda kesehatan, pos kesehatan di wilayah terdampak juga dioperasikan selama 24 jam melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan setempat agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan seluruh kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin dapat terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat berlangsung. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Ungkap Tiga Temuan Kasus Meninggalnya dr Icha, Siapkan Perpres Perlindungan Nakes
Kemenkes Hormati Putusan MK yang Tolak Uji Materi UU Kesehatan
Kemenkes Selidiki Dugaan Intimidasi Terkait Wafatnya dr Icha
Kemenkes Salurkan Donasi Alat Kesehatan untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi The Lancet untuk Wujudkan Sistem Kesehatan Indonesia 2045
Kemenkes Tegaskan Tidak Ada Penggelembungan Anggaran Alkes RSUD Krui, Total Bantuan Capai Rp56,7 Miliar
komentar
beritaTerbaru