Rabu, 09 September 2026

Antisipasi Banjir Tahunan, BPBD Wonogiri Lakukan Susur dan Pemetaan Sungai Wiroko

Jumat, 30 Januari 2026 03:00 WIB
Antisipasi Banjir Tahunan, BPBD Wonogiri Lakukan Susur dan Pemetaan Sungai Wiroko
Petugas BPBD Kabupaten Wonogiri bersama lintas instansi melakukan susur sungai dan pemetaan aliran Sungai Wiroko menggunakan perahu di Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Rabu (28/1/2026). (Dok/Jatengprov)
Wonogiri (buseronline.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri bersama lintas instansi menggelar kegiatan susur sungai dan pemetaan aliran Sungai Wiroko di Kecamatan Nguntoronadi, Rabu.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi banjir tahunan yang kerap merendam permukiman warga di wilayah Karangturi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Dusun Bulurejo.

Selain personel BPBD, kegiatan ini melibatkan tim teknis dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT), serta jajaran Forkopimcam Nguntoronadi.

Dilansir dari laman Jatengprov, Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama memimpin langsung penyisiran alur sungai menggunakan perahu fiber.

Tim menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi penyebab perlambatan arus atau bottleneck, mulai dari bawah Jembatan Karangturi hingga kawasan TPI Puthuk.

Fuad menjelaskan, fokus utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi hambatan aliran sungai, baik akibat sedimentasi, tumpukan sampah, maupun pertumbuhan vegetasi di badan sungai.

“Data hasil pemetaan ini akan menjadi dasar perumusan solusi teknis agar Sungai Wiroko tidak kembali meluap ke wilayah Karangturi saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Selain melalui jalur air, pemantauan juga dilakukan dari udara dengan menggunakan drone guna memperoleh gambaran visual secara menyeluruh.

Sementara itu, tim darat disiagakan di Pos Surupan Bloto dan Pos Karang Anom untuk mendukung koordinasi serta pengamanan kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga menyiapkan peralatan evakuasi dan pembersihan ringan, seperti gergaji mesin dan alat tebas, untuk mengantisipasi hambatan darurat yang ditemukan selama penyisiran.

Usai susur sungai, seluruh pihak terkait menggelar sarasehan dan evaluasi di rumah salah satu warga, Widi, di Dusun Bulurejo. Hasil pemetaan selanjutnya akan dikaji lebih lanjut oleh BBWS dan PJT sebagai dasar penentuan langkah normalisasi serta perbaikan infrastruktur Sungai Wiroko ke depan.

Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta rasa aman warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Wiroko, khususnya dalam menghadapi puncak musim penghujan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Genjot Perbaikan Infrastruktur di Garoga, Sejumlah Jalan dan Jembatan Ditangani
119 Laporan SP4N-LAPOR! Belum Ditindaklanjuti, Pemkab Toba Dorong OPD Bergerak Cepat
Pemkab Taput Dorong BBI Purbatua Jadi Pusat Percontohan Budidaya Ikan
Gedung Baru SMKN 1 Setu Tingkatkan Kenyamanan Belajar dan Praktik Siswa
KPK Ajak Masyarakat Berani Berubah dan Lawan Korupsi Lewat Kawan Aksi
Kemendikdasmen Imbau Sekolah Utamakan Keselamatan di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
komentar
beritaTerbaru