Jumat, 22 Mei 2026

Pencarian Korban Longsor KBB Hari Kedua, 16 Orang Dikonfirmasi Meninggal

Senin, 26 Januari 2026 09:38 WIB
Pencarian Korban Longsor KBB Hari Kedua, 16 Orang Dikonfirmasi Meninggal
Personel TNI-Polri bersama tim SAR gabungan mengevakuasi korban saat proses pencarian hari kedua pascalongsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki hari kedua. Hingga Minggu (25/1/2026) sore, tim SAR gabungan menemukan total 16 korban meninggal dunia di dua desa terdampak, sementara puluhan warga lainnya masih dalam pencarian.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, TNI-Polri, serta relawan terus menyisir lokasi terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, dan Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

Dilansir dari laman Humas Jabar, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan berdasarkan data sementara hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 14 korban meninggal dunia ditemukan di Desa Pasirlangu, sedangkan dua korban lainnya ditemukan di Desa Sukajaya.

“Data sementara per Minggu pukul 17.00 WIB, tim SAR gabungan menemukan 14 korban meninggal dunia di Pasirlangu dan dua korban di Sukajaya. Angka ini masih bersifat sementara dan akan terus diverifikasi di lapangan,” ujar Abdul dalam rilis BNPB.

Selain korban meninggal, situasi di Pasirlangu masih memprihatinkan. Sebanyak 76 warga dilaporkan belum ditemukan dan diduga tertimbun material longsor.

BNPB menyebutkan korban yang telah teridentifikasi langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing. Sementara itu, jenazah yang belum teridentifikasi dibawa ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam upaya mempercepat pencarian, tim SAR mengerahkan alat berat guna menyingkirkan timbunan tanah dan material longsor. Namun, proses evakuasi terkendala kondisi medan yang sulit serta tanah yang masih labil, sehingga berpotensi memicu longsor susulan.

Hingga kini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap korban dan rumah terdampak, sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan petugas serta warga sekitar. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Evann Guessand di Ambang Sejarah, Bisa Raih Dua Gelar Eropa dalam Semusim
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
komentar
beritaTerbaru