Selasa, 07 Juli 2026

Gubernur Jabar Relokasi Warga Terdampak Longsor di Bandung Barat

Senin, 26 Januari 2026 03:02 WIB
Gubernur Jabar Relokasi Warga Terdampak Longsor di Bandung Barat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) berdialog dengan warga terdampak longsor saat meninjau lokasi bencana di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026), terkait rencana relokasi warga karena wilayah dinilai rawan longsor. (Dok/Jaba
Bandung Barat (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi warga yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat.

Dilansir dari laman Jabarprov, keputusan tersebut diambil setelah Dedi meninjau langsung lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Sabtu. Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menilai wilayah sekitar lokasi longsor memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Kontur perbukitan yang ditanami sayuran dinilai berpotensi memicu terjadinya longsor, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. “Daerah di sini dihutankan saja. Warga harus direlokasi karena potensi longsornya sangat tinggi,” ujar KDM.

Sebagai langkah sementara, warga yang selamat dari longsor diminta mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat longsor sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih memfokuskan upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor serta melakukan restorasi lingkungan di area terdampak.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, dan relawan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
TNI
beritaTerkait
Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Bertugas, Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Pemprov Sumut Dukung Penguatan Konektivitas Pelabuhan Kuala Tanjung-Penang Port
FK USU Perkuat Layanan Kesehatan di Nias Utara, Dokter PPDS Hadapi Tantangan Minim Fasilitas
Dukungan Ayah Dinilai Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Mental Ibu
Disarpus Kabupaten Bekasi Hadirkan Buku Sejarah Lokal untuk Perkuat Literasi Masyarakat
Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Pengungsian Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Salurkan 150 Paket Sembako
komentar
beritaTerbaru