Kamis, 08 Oktober 2026

Polri Bangun 300 Titik Sumur Bor di Aceh Tamiang untuk Dukung Akses Air Bersih

Selasa, 23 Desember 2025 01:00 WIB
Polri Bangun 300 Titik Sumur Bor di Aceh Tamiang untuk Dukung Akses Air Bersih
Personel Polri bersama warga bergotong royong membangun sumur bor sebagai bagian dari program pembangunan 300 titik sumur bor untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang.
Aceh (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membangun sebanyak 300 titik sumur bor di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya mendukung pemenuhan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya pascabencana banjir dan longsor.

Program pembangunan sumur bor ini akan menjangkau 216 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Sasaran utama pembangunan meliputi masjid dan musholla, puskesmas, sekolah, lokasi pengungsian, serta berbagai fasilitas umum lainnya.

Hingga Jumat (19/12/2025), progres pembangunan telah mencapai 23 titik sumur bor yang sudah operasional.

Rinciannya, satu titik berada di Polres Aceh Tamiang, 14 titik di masjid dan musholla, satu titik di Posko Terminal Kuala Simpang, satu titik di pesantren, satu titik di sekolah, satu titik di lokasi pengungsian, serta dua titik di perumahan warga.

Selain pembangunan baru, Polri juga melakukan rehabilitasi dua sumur bor milik warga agar kembali dapat dimanfaatkan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam membantu pemulihan pascabencana.

“Pembangunan sumur bor ini adalah bentuk komitmen Polri dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, khususnya di wilayah terdampak banjir dan longsor. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar seluruh target pembangunan 300 titik sumur bor dapat terealisasi secara optimal dan tepat sasaran.

Program ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam penanggulangan dampak bencana. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
komentar
beritaTerbaru