Jumat, 09 Oktober 2026

Densus 88 dan KP2MI Gelar Sosbang, Bekali 268 PMI dengan Edukasi Pencegahan Paham Radikal

Sabtu, 22 November 2025 01:00 WIB
Densus 88 dan KP2MI Gelar Sosbang, Bekali 268 PMI dengan Edukasi Pencegahan Paham Radikal
Seorang narasumber memberikan pemaparan kepada peserta Sosbang mengenai upaya pencegahan paparan paham radikal dalam kegiatan yang digelar Densus 88 dan KP2MI, Rabu (19/11/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror (AT) Polri bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan (Sosbang) untuk memperkuat ketahanan Warga Negara Indonesia dari ancaman paham radikal.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan berlangsung selama tiga hari, 17-19 November 2025, dan diikuti 268 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai negara penempatan.

Program Sosbang ini dirancang untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya Ideologi Radikal Ekstrem (IRET) serta langkah-langkah konkrit dalam menolaknya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan vaksin terkait paham IRET kepada para PMI, agar mereka memiliki pemahaman yang kuat dalam menghadapi potensi penyebaran Ideologi Radikal,” ujar Iptu Rudiana B, salah satu pelaksana kegiatan.

Selama kegiatan, peserta diajak memahami pola perekrutan kelompok radikal melalui penjelasan mengenai kasus-kasus nyata yang pernah terjadi.

Materi tersebut membantu para PMI agar lebih peka dalam mengenali ancaman sekaligus dibekali strategi untuk menolak ajakan kelompok radikal, baik di lingkungan kerja luar negeri maupun melalui media digital.

Narasumber Sosbang, Ipda Muhammad Audi Aqshal menegaskan pentingnya nilai-nilai kebangsaan sebagai tameng utama dalam menangkal radikalisme.

“Kami mendorong para PMI untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan berdasarkan empat konsensus dasar negara sebagai benteng utama dalam melawan pengaruh radikalisme,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan deklarasi komitmen dari seluruh peserta. Sebanyak 268 PMI yang telah dibekali pengetahuan pencegahan radikalisme menyatakan kesiapan menjadi Duta Pencegahan di lingkungan masing-masing.

Melalui peran ini, mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga keutuhan ideologi negara di luar negeri. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
PMI
beritaTerkait
Gagal Tiga Kali Tak Bikin Mundur, Anak Satpam di Deliserdang Taklukkan Seleksi Taruna AAL
DVI Polri Identifikasi 63 Korban KM Virgo Transport 8, 17 Jenazah Masih Diproses
Siswa SMK Muhammadiyah Sumpiuh Kenali Teknologi Lalu Lintas di NTMC Korlantas Polri
Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan
RS Bhayangkara Brimob Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
72 UMKM Jawa Tengah Ramaikan Inacraft, Bidik Pasar Internasional
komentar
beritaTerbaru