Jumat, 22 Mei 2026

Prajurit TNI Pamer Aksi Spektakuler, Dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze di Depan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II

Sabtu, 15 November 2025 14:18 WIB
Prajurit TNI Pamer Aksi Spektakuler, Dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze di Depan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan langsung demonstrasi kemampuan drone kolaborasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Yordania di Lapangan T
Jakarta (buseronline.com) - Suasana penuh kebanggaan terasa di Lapangan Tembak Djamsuri AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menyaksikan langsung demonstrasi drone hasil kolaborasi TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania pada Sabtu.

Bagi para prajurit yang terlibat, kesempatan tampil di hadapan dua kepala negara menjadi pengalaman langka sekaligus momen bersejarah dalam perjalanan karier mereka.

Mayjen TNI Yudha Airlangga, Komandan Komando Operasi Khusus TNI, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dikemas secara menyeluruh, mulai dari penyambutan hingga pertunjukan kemampuan tempur.

“Kami tampilkan latihan keterampilan bela diri Merpati Putih, bela diri bangsa, kemudian selanjutnya latihan keterampilan tactical drone yang merupakan gabungan antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Yordania,” ujar Mayjen TNI Yudha.

Demonstrasi drone menjadi bagian yang paling dinanti, menampilkan kecanggihan teknologi yang sedang dikembangkan kedua negara.

Letkol Inf Petrus Paramayudo Prabowo, Danden Lap Paspampres, menjelaskan bahwa kemampuan yang ditampilkan merupakan simulasi taktis yang menggambarkan perpaduan kekuatan udara dan darat.

“Digambarkan ada penggunaan drone fiber optik untuk mencegah adanya jammer dari pihak musuh, drone kamikaze, drone untuk breaching atau membuka pintu saat penyerbuan pasukan darat, drone pengintaian, dan juga drone untuk menjatuhkan bahan peledak maupun komponen cadangan,” terang Letkol Petrus.

Dalam latihan gabungan ini, total 50 personel dikerahkan. TNI mengirim 38 prajurit lintas matra, termasuk komponen cadangan, sementara Yordania menghadirkan 12 prajurit terbaik mereka.

Latihan ini bukan persiapan singkat. Sebelumnya, TNI telah mengirim prajurit ke Yordania untuk mempelajari teknologi drone secara intensif.

“Kami mengirim prajurit kurang lebih dua bulan ke Yordania untuk dilatih tentang drone. Selepas kembali, prajurit Yordania datang ke sini. Kita berlatih kurang lebih tiga hari sebelum tampil di depan Presiden dan Raja Yordania,” jelas Letkol Petrus.

Dihadiri dua kepala negara, latihan ini tidak hanya menampilkan kesiapan teknis, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Yordania.

“Harapan kami terjalin hubungan strategis, mulai dari geopolitik, geokonomi, dan geostrategis antara dua negara dan antar benua,” tegas Mayjen Yudha.

Dari perspektif prajurit, kesempatan bekerja sama langsung dengan pasukan Yordania membuka wawasan baru.

“Dari sisi prajurit, ini sangat baik untuk dikembangkan dan dilanjutkan. Prajurit belajar banyak, mengenal budaya negara lain, dan diharapkan teknologi seperti drone ini dapat segera diadopsi sehingga TNI semakin modern dan mutakhir,” kata Letkol Petrus.

Bagi para prajurit, tampil di hadapan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II merupakan sebuah kehormatan besar.

“Kami prajurit mengucapkan terima kasih dan merasa bangga sekali bisa tampil di depan dua kepala negara. Ini pengalaman yang tidak ternilai dan mungkin tidak semua prajurit mendapat kesempatan seperti ini,” ungkap Letkol Petrus.

Demonstrasi ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya fokus pada kemampuan fisik dan taktis, tetapi juga siap menghadapi tantangan teknologi modern di era pertahanan kontemporer. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
TNI
beritaTerkait
Progres Sekolah Rakyat di Medan Capai 73 Persen, Rico Waas: Tercepat di Indonesia
TP PKK Jateng Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi
Evann Guessand di Ambang Sejarah, Bisa Raih Dua Gelar Eropa dalam Semusim
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
komentar
beritaTerbaru