Minggu, 04 Oktober 2026

Bareskrim Polri Telusuri Mastermind dan Pendana Kerusuhan Akhir Agustus

Jumat, 26 September 2025 02:20 WIB
Bareskrim Polri Telusuri Mastermind dan Pendana Kerusuhan Akhir Agustus
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro memberikan keterangan pers terkait penelusuran dalang dan pendana kerusuhan akhir Agustus di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Bareskrim Polri menegaskan tengah menelusuri dalang utama atau mastermind di balik kerusuhan yang pecah serentak di sejumlah daerah Indonesia pada akhir Agustus 2025. Aparat juga mendalami dugaan adanya pihak yang menjadi pendana aksi tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan pihaknya melakukan asistensi terhadap penyidikan yang kini ditangani 15 polda di berbagai wilayah.

“Apakah sudah didapatkan mastermind? Semua tim, mohon izin kami laporkan, masih proses berjalan. Karena kita ketahui bersama bahwa kejadian kerusuhan ini berjalan secara serentak, hampir di semua polda,” ujar Djuhandani dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu.

Djuhandani menyebut aparat juga menelusuri aliran dana yang diduga menggerakkan kerusuhan. “Ada beberapa daerah yang memang didapati adanya pendana atau aliran dana yang saat ini masih proses pembuktian. Artinya bahwa memang didapatkan seseorang mengasih uang dan lain sebagainya, didapatkan dari mana, ini masih proses pembuktian,” jelasnya, dilansir dari laman Humas Polri.

Untuk menguatkan proses tersebut, Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Pembuktian ini adalah melalui proses yang scientific. Kami terus berkoordinasi dengan PPATK terkait aliran-aliran dana. Saat ini sedang berproses,” tegasnya.

Hingga kini, Polri mencatat sebanyak 959 tersangka telah ditangkap terkait kerusuhan tersebut. Dari jumlah itu, 664 orang merupakan tersangka dewasa, sementara 295 lainnya masih berusia anak-anak.

Djuhandani memastikan mereka adalah pelaku kerusuhan, bukan sekadar peserta demonstrasi. “Untuk lebih jelas apakah ada mastermind atau pendana yang lainnya, semua masih dalam proses. Sementara itu ya,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru