Minggu, 25 Oktober 2026

Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme

Jumat, 08 Agustus 2025 02:10 WIB
Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme
Petugas Inafis dan personel kepolisian mengamankan lokasi usai penangkapan salah satu ASN terduga teroris oleh Densus 88 di Banda Aceh, Selasa (5/8/2025).
Banda Aceh (buseronline.com) - Dua aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Aceh ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Selasa (5/8/2025), karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Penangkapan tersebut disertai dengan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas dan penyimpanan barang terkait tindak pidana terorisme. Kedua ASN yang diamankan masing-masing berinisial MZ alias KS (40) dan ZA alias SA (47).

Dilansir dari laman Humas Polri, MZ merupakan ASN di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, sementara ZA bertugas di Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh.

Penangkapan terhadap MZ dilakukan di sebuah warung kopi di Banda Aceh. Sedangkan ZA diamankan tim Densus 88 di sebuah showroom mobil di kawasan Batoh, Kota Banda Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap dua ASN tersebut. Namun, pihaknya belum memberikan keterangan rinci mengenai keterlibatan mereka dalam jaringan terorisme.

“Informasi sementara memang benar, ada dua ASN di Aceh yang ditangkap oleh Densus 88 terkait terorisme. Polda Aceh hanya melakukan pengamanan saat penggeledahan. Untuk detailnya, kami masih menunggu laporan dari Kasatgaswil Aceh Densus 88. Terkait tindak lanjut dan proses hukumnya juga di Densus 88,” ujar Kombes Joko dalam keterangan singkatnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Densus 88 terkait motif, jaringan yang diikuti, maupun barang bukti yang diamankan. Proses pemeriksaan terhadap kedua tersangka masih terus berlangsung.

Penangkapan ini menambah daftar panjang keterlibatan oknum ASN dalam kasus dugaan terorisme di Indonesia, dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah serta aparat keamanan untuk memperketat pengawasan terhadap potensi infiltrasi jaringan teror di lingkungan birokrasi. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka
Pemko Medan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa, Maksimal Rp6 Juta per Semester
Cegah Stunting, Posyandu dan Kebun Pangan Perempuan Diresmikan di Sleman
Polri dan Kementerian Pariwisata Perkuat Keamanan Destinasi Wisata Berbasis Risiko
Surplus Beras Sumut Capai 27.633 Ton, Pemprov Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu
Bobby Nasution Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Siapkan Fasilitas Pengembangan Bakat Siswa
komentar
beritaTerbaru