Selasa, 08 September 2026

Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme

Jumat, 08 Agustus 2025 02:10 WIB
Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme
Petugas Inafis dan personel kepolisian mengamankan lokasi usai penangkapan salah satu ASN terduga teroris oleh Densus 88 di Banda Aceh, Selasa (5/8/2025).
Banda Aceh (buseronline.com) - Dua aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Aceh ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Selasa (5/8/2025), karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Penangkapan tersebut disertai dengan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas dan penyimpanan barang terkait tindak pidana terorisme. Kedua ASN yang diamankan masing-masing berinisial MZ alias KS (40) dan ZA alias SA (47).

Dilansir dari laman Humas Polri, MZ merupakan ASN di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, sementara ZA bertugas di Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh.

Penangkapan terhadap MZ dilakukan di sebuah warung kopi di Banda Aceh. Sedangkan ZA diamankan tim Densus 88 di sebuah showroom mobil di kawasan Batoh, Kota Banda Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap dua ASN tersebut. Namun, pihaknya belum memberikan keterangan rinci mengenai keterlibatan mereka dalam jaringan terorisme.

“Informasi sementara memang benar, ada dua ASN di Aceh yang ditangkap oleh Densus 88 terkait terorisme. Polda Aceh hanya melakukan pengamanan saat penggeledahan. Untuk detailnya, kami masih menunggu laporan dari Kasatgaswil Aceh Densus 88. Terkait tindak lanjut dan proses hukumnya juga di Densus 88,” ujar Kombes Joko dalam keterangan singkatnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Densus 88 terkait motif, jaringan yang diikuti, maupun barang bukti yang diamankan. Proses pemeriksaan terhadap kedua tersangka masih terus berlangsung.

Penangkapan ini menambah daftar panjang keterlibatan oknum ASN dalam kasus dugaan terorisme di Indonesia, dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah serta aparat keamanan untuk memperketat pengawasan terhadap potensi infiltrasi jaringan teror di lingkungan birokrasi. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemprov Jabar Terapkan PJJ di Wilayah dengan Sebaran Abu Vulkanik Tinggi
Nakes Tembus Medan Ekstrem, Layani Warga Terdampak Gempa di Ende
Pemko Medan Ajukan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Jadi Rp7,13 Triliun
Paris FC Kejutkan Marseille 3-2, Sinayoko Cetak Hat-trick
Wakapolri Dorong Penanganan Karhutla Berbasis Prediksi dan Kolaborasi
Espanyol Selamatkan Poin dari Sevilla Lewat Gol Menit ke-97
komentar
beritaTerbaru