Flores Timur (buseronline.com) - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi, Selasa (17/6/2025).
Menyikapi aktivitas vulkanik yang meningkat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung tersebut ke Level IV atau Awas.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas di sekitar wilayah terdampak erupsi.
“Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki telah ditingkatkan ke Level IV atau Awas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 7 kilometer serta sektoral 8 kilometer dari pusat erupsi,” ujar Henry, seperti dilansir dari laman Humas Polri.
Sebagai langkah antisipatif, Polda NTT telah menutup akses jalan dari Maumere menuju Larantuka. Penutupan dilakukan melalui koordinasi antara Polres Flores Timur dan Polres Sikka untuk mencegah potensi bahaya bagi pengendara.
Selain itu, personel Polsek Wulanggitang dan Bhabinkamtibmas diturunkan untuk meningkatkan patroli serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya abu vulkanik dan pentingnya menggunakan masker.
Satuan Lalu Lintas Polres Flores Timur juga turut mengamankan dan menutup jalur lalu lintas di kawasan terdampak guna memastikan keselamatan warga.
“Kami pastikan personel kami hadir di lapangan untuk memberikan edukasi, pengamanan, dan memastikan keselamatan masyarakat,” tegas Kombes Henry.
Polda NTT juga terus berkoordinasi dengan PVMBG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, serta Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera untuk memperbarui informasi secara berkala dan mengambil langkah cepat sesuai perkembangan situasi.
“Kami akan terus menginformasikan perkembangan situasi. Masyarakat diharapkan tetap tenang, namun tetap waspada, dan selalu merujuk pada sumber informasi resmi,” pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar