Sabtu, 22 Agustus 2026

Situasi Global Tak Menentu, Kapolri Serukan Penguatan Soliditas Polri

Selasa, 12 November 2024 00:49 WIB
Situasi Global Tak Menentu, Kapolri Serukan Penguatan Soliditas Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan dalam acara malam apresiasi dan pisah sambut Komisioner Kompolnas periode 2024-2028 di PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2024). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Dalam menghadapi situasi global yang semakin tidak menentu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga soliditas di tubuh Polri.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Polri ke depan tidak akan semakin mudah, seiring dengan dinamika global yang dapat mempengaruhi situasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di dalam negeri.

“Situasi global yang dinamis sangat mempengaruhi situasi Kamtibmas di Indonesia. Oleh karena itu, soliditas di dalam tubuh Polri sangat penting agar kita dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujar Kapolri dalam acara malam apresiasi dan pisah sambut Komisioner Kompolnas periode 2024-2028 di PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu.

Kapolri juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin institusi Polri.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun masa jabatannya mungkin berakhir pada 2024, siapapun yang akan menggantikannya sebagai Kapolri diharapkan tetap menjaga soliditas Polri.

“Periode saya mungkin akan berakhir di 2024, saya pesan kepada rekan-rekan kami yang bintang 3, jika ada yang ingin menjadi Kapolri, siapapun boleh, yang penting jaga soliditas. Saya sangat bersyukur masih diberi kepercayaan untuk memimpin Polri,” tambahnya.

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri terus berupaya untuk mengoptimalkan pengawasan internal maupun eksternal melalui berbagai program, salah satunya adalah program “Beyond Trust Presisi”. Pengawasan ini melibatkan Divisi Propam Polri dan Kompolnas, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Ia menekankan bahwa Polri juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran, guna terus melakukan perbaikan dan menjaga institusi Polri agar selalu siap mengikuti perkembangan zaman. “Polri harus menjadi institusi yang modern, selalu siap menerima kritik dan perbaikan,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru