Minggu, 23 Agustus 2026

Polisi Ungkap Peran 5 Terduga Pelaku Pembubaran Diskusi di Hotel Grandkemang

Senin, 30 September 2024 04:06 WIB
Polisi Ungkap Peran 5 Terduga Pelaku Pembubaran Diskusi di Hotel Grandkemang
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengungkap terkait peran lima terduga pelaku saat pembubaran diskusi di Kemang, Jakarta Selatan, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (29/9/2024).
Jakarta (buseronline.com) - Lima terduga pelaku yang terlibat dalam pembubaran paksa acara diskusi di Hotel Grandkemang, Jakarta Selatan, Sabtu, diketahui memiliki peran yang berbeda.

Kelima pelaku memiliki peran berbeda-beda. FEK berperan sebagai koordinator lapangan, sedangkan GW sebagai pelaku perusakan properti hotel.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Minggu, mengungkapkan bahwa FEK dan GW telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melanggar Pasal 170 KUHP juncto 351 KUHP tentang penganiayaan, serta Pasal 406 KUHP tentang perusakan benda.

Sementara itu, terduga pelaku lainnya, JJ, LW, dan MDM, juga terlibat dalam tindakan perusakan dan pembubaran acara, namun hingga saat ini mereka masih berstatus saksi. Djati menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan status hukum ketiga orang tersebut.

Acara diskusi yang dihadiri oleh tokoh-tokoh kritis pemerintah, termasuk pakar hukum tata negara Refly Harun, tiba-tiba dibubarkan oleh sekelompok orang yang berorasi dan merusak properti hotel. Refly menyatakan bahwa saat ia tiba, acara belum dimulai, namun massa sudah menuntut penghentian acara tersebut.

Pihak kepolisian kini tengah mengumpulkan bukti dari saksi-saksi di lokasi, rekaman CCTV, dan video yang beredar di media sosial untuk mendalami kasus ini lebih lanjut. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru