Minggu, 23 Agustus 2026

Keamanan Diperketat, Kejahatan Turun Signifikan

Senin, 30 September 2024 01:24 WIB
Keamanan Diperketat, Kejahatan Turun Signifikan
Kombes Pol Erdi A Chaniago, Kabagpenum Divisi Humas Polri, memberikan keterangan pers mengenai penurunan kasus kejahatan di Indonesia, Jakarta, Minggu (29/9/2024). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Polri semakin memperketat keamanan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, dan hasilnya terlihat dengan penurunan signifikan dalam jumlah kasus gangguan kamtibmas di seluruh Indonesia.

Kombes Pol Erdi A Chaniago, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Minggu, mengungkapkan bahwa laporan menunjukkan penurunan total kasus kejahatan sebanyak 315 kasus atau 18,97%. Pada 27 September, tercatat 1.666 kejadian, sedangkan pada 26 September terdapat 1.350 kejadian.

Dalam aspek pelanggaran, terdapat penurunan sebanyak 18 kasus atau 33,33%, dari 54 kejadian pada 27 September menjadi 35 kejadian pada 26 September. Meskipun terjadi kenaikan jumlah bencana alam sebanyak 9 kasus, Polri tetap berkomitmen memberikan bantuan yang diperlukan.

Secara keseluruhan, gangguan kamtibmas menunjukkan tren positif dengan penurunan 17 kasus atau 40,48%, dari 42 kejadian pada 27 September menjadi 25 kejadian pada 26 September. Data untuk 28 September 2024 juga mencatat penurunan kejahatan konvensional sebanyak 227 kasus (15,63%) dan kejahatan transnasional yang turun 76 kasus (38,97%). Kejahatan terhadap kekayaan negara menurun dari 19 kejadian menjadi 6 kejadian.

“Polri berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tambah Erdi. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru