Rabu, 12 Agustus 2026

Polri akan Tindak Tegas WNA Terlibat Pertambangan Ilegal

Jumat, 14 Juni 2024 01:32 WIB
Polri akan Tindak Tegas WNA Terlibat Pertambangan Ilegal
Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada.
Jakarta (buseronline.com) - Polri menyatakan komitmennya untuk menindak tegas Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan hal ini menyusul penangkapan dua WNA di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Kalau yang salah, kita tindak,” tegas Wahyu, seperti dilansir dari Humas Polri.

Ia menekankan bahwa Polri siap menangani setiap kasus pertambangan ilegal yang melibatkan WNA tanpa pandang bulu.

“Saya belum lihat satu persatu kasusnya, tapi siap menyelesaikan semua,” ujarnya.

Wahyu menegaskan bahwa Polri akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menegakkan hukum dan meminimalisir kerugian negara.

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tengah telah menetapkan dua WNA sebagai tersangka dalam kasus pertambangan ilegal di Kota Palu.

Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Pol Bagus Setiyawa menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan.

“Awalnya kami mendapatkan laporan adanya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah izin CPM (Citra Palu Mineral). Setelah kami mendatangi lokasi, kami menemukan aktivitas pertambangan dengan sistem perendaman, dan kami menemukan dua tersangka ini,” jelasnya.

Bagus menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri serta pihak Imigrasi Palu untuk memastikan status dan keberadaan dua WNA tersebut.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Palu untuk memastikan legalitas kehadiran mereka di Indonesia serta langkah hukum yang akan diambil selanjutnya,” tambahnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Patroli Humanis di Ilaga, Polisi Berbagi Makanan Ringan dengan Anak-anak Papua
Mentan Amran Ungkap Kerugian Mafia Beras Bisa Capai Rp100 Triliun
Lahan Tidur 12 Tahun di Banjarnegara Disulap Jadi Lahan Produktif Lewat Revola Jateng Optimis
Plt Bupati Pati Dorong Budaya dan Kesenian Daerah Masuk Sekolah
Pemkab Magelang Perkuat Program MBG 3B, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
Dedi Mulyadi Usulkan Batas Gaji Orangtua Penerima KIP Kuliah Naik Jadi Rp10 Juta
komentar
beritaTerbaru