Selasa, 07 Juli 2026

Polri Buru Gembong Narkoba FP Terbang ke Thailand

Selasa, 04 Juni 2024 01:48 WIB
Polri Buru Gembong Narkoba FP Terbang ke Thailand
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa.
Jakarta (buseronline.com) - Tim gabungan Polri akan terbang ke Thailand melanjutkan pencarian gembong narkoba inisial FP yang saat ini masih buron di Negeri Gajah Putih.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa menyebut langkah itu dilakukan menyusul kerja sama penangkapan buronan nomor satu, Thailand oleh Polri di Bali pada 30 Mei lalu.

Mukti mengatakan dalam waktu dekat, tim gabungan yang terdiri dari pihaknya, Div Hub Inter Polri, dan tim pemburu FP akan ikut mengantar ekstradisi buronan atas inisial CT itu ke Thailand.

“Nanti pak Audi (Kabag Jianter Divhub Inter) dan pak wadir (Wadir Tipidnarkoba) dan tim FP akan berangkat bareng dengan tersangka ke sana (Thailand),” katanya seperti dilansir dari Humas Polri.

Namun, dia mengaku belum dapat memastikan waktu yang dibutuhkan untuk proses penangkapan FP. Saat ini, kata dia, FP berada di sebuah wilayah perbatasan antara Thailand dengan Burma atau Myanmar.

Mukti menyebut pihaknya juga telah menjalin kesepakatan dengan kepolisian Thailand untuk membantu penangkapan FP.

“Saya juga mau cepat tangkap FP. Kamu kira saya enggak mau. Biar tugas saya selesai. Ini kan FP identik dengan Dirnarkoba Bareskrim kan. Jadi dengan saya kan. Makanya kalau enggak ketangkep sakit kepala saya,” katanya.

FP merupakan bandar besar narkotika jaringan internasional yang saat ini masih buron. Setiap bulannya, sindikat FP disebut mampu menyelundupkan sabu dan ekstasi ke Indonesia dengan jumlah mulai dari 100 kilo sampai 500 kilo dengan modus operandi menyamarkan sabu kedalam kemasan teh. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana
KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital
Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Syukuran Gedung Baru Bimbel Scholaris
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Pihak Swasta sebagai Tersangka OTT Dugaan Suap Proyek
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
komentar
beritaTerbaru