Senin, 25 Mei 2026

Ini Cara Tim DVI Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Minggu, 11 Desember 2022 01:20 WIB
Ini Cara Tim DVI Identifikasi Korban Gempa Cianjur
Warga yang akan mengambil jenazah keluarganya yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jabar. (Dok/BNPB)
Cianjur (buseronline.com) - Penanganan bencana gempa Kabupaten Cianjur yang terjadi, Senin (21/11/2022) yang lalu, masih berlanjut hingga saat ini.

Salah satu proses penanganan yang masih dilakukan ialah identifikasi korban meninggal dunia yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Korban Bencana yang lebih dikenal dengan Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan Tim DVI menjadi bagian dari pendataan korban yang dikeluarkan Posko Tanggap Darurat Gempa Cianjur.

"Data korban yang dikeluarkan data center di posko salah satunya dari DVI yang ada di RSUD Sayang Cianjur ini," kata Raditya saat menyambangi Pos DVI di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Minggu (11/12/2022).

Ia menambahkan penanganan gempa Cianjur ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran.

"Pembelajaran dari Cianjur sebagai salah satu mekanisme terintegrasi dari sisi data yang akan disampaikan kepada publik," lanjutnya.

Ia berharap ke depannya kolaborasi lebih intens dengan tim DVI terutama dalam proses respon tanggap darurat.

Pada kesempatan yang sama, dr Puspa Yuwi yang menjadi salah satu personil Tim DVI Polda Jawa Barat berujar, DVI melakukan pendataan berdasarkan adanya laporan kehilangan dari keluarga maupun kerabat.

"Pos ante mortem yang menerima pelaporan orang hilang, dengan menggali sebanyak mungkin ciri-ciri fisik ketika hidup dan mengumpulkan bukti identitas orang yang dilaporkan hilang tersebut serta mengambil sampel DNA keluarga," ujarnya.

Sementara itu, dr Ihsan Wahyudi selaku dokter forensik yang bertugas menangani identifikasi jenazah menjelaskan, setelah pos ante mortem selanjutnya pos post mortem yang salah satu tugasnya melakukan pencocokan data dari jenazah yang ditemukan dengan data-data orang yang dilaporkan hilang.

"Menerima korban atau jenazah dan melakukan pemeriksaaan secara detail dan identifikasi, kemudian melakukan pengambilan sampel DNA, hingga pemulasaran sesuai permintaan keluarga," ungkapnya mengakhiri.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
Satgas Ops Damai Cartenz Intensifkan Patroli Humanis di Kota Mulia
Pedro Tutup Kebersamaan dengan Lazio Lewat Gol Kemenangan
TBM Lasan Baca Tumbuhkan Semangat Literasi Anak di Perbatasan Malinau
komentar
beritaTerbaru