Kamis, 22 Oktober 2026

Densus 88 dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Cegah Paham Ekstremisme

Kamis, 22 Oktober 2026 12:05 WIB
Densus 88 dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Cegah Paham Ekstremisme
Pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Senin (19/10/2026).

Palu (buseronline.com) - Densus 88 Antiteror Polri melalui Tim Pencegahan Satgaswil Sulawesi Tengah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET).

Dilansir dari laman Humas Polri, koordinasi tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada 19 Oktober 2026.

Dalam pertemuan itu, Tim Satgaswil Sulawesi Tengah memaparkan tugas dan fungsi Densus 88 Antiteror Polri, perkembangan penyebaran paham IRET di wilayah Sulawesi Tengah, serta potensi dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Pembahasan juga mencakup fenomena True Crime Community (TCC) dan Nihilistic Violent Extremism (NVE). Selain mengidentifikasi potensi ancaman, pertemuan tersebut membahas langkah pencegahan dini dan pendekatan penanganan terhadap anak yang terpapar paham ekstremisme.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan pentingnya menjaga toleransi antarsuku dan antarumat beragama sebagai bagian dari upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pencegahan paham ekstremisme membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Penguatan toleransi, persatuan, serta deteksi dini menjadi langkah penting untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif," ujar Anwar.

Menurutnya, upaya pencegahan perlu melibatkan berbagai unsur agar potensi penyebaran paham ekstremisme dapat diantisipasi sejak dini. Peran pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam membangun lingkungan yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan keharmonisan.

Sinergi antara Densus 88 Antiteror Polri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan mampu memperkuat langkah preventif melalui peningkatan koordinasi, deteksi dini, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya paham ekstremisme.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat upaya pencegahan terhadap potensi ancaman terorisme sekaligus mendorong terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Sulawesi Tengah.

Penguatan nilai toleransi, persatuan, dan kepedulian masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Densus 88 dan Disdik DKI Gelar Workshop Sekolah Ramah Anak, Cegah Radikalisme dan Cyberbullying
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi
Densus 88 Perkuat Transformasi Ideologi Eks JI di Banten
Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
Densus 88 AT Polri dan Pemko Depok Bekali Paskibraka dengan Penguatan Ideologi Pancasila
Pemprov Sumut Perkuat Sinergi dengan BNPT Cegah Ekstremisme dan Terorisme
komentar
beritaTerbaru