Dalam kesempatan tersebut, Sonny memaparkan tiga program unggulan
Polda Sumut yang dapat dikolaborasikan dengan Pemprov Sumut, yakni Gerakan Masyarakat (Germas) Tolak Narkoba, Kompak (Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan), dan Sahata (Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas).
Program Germas Tolak Narkoba diarahkan untuk menangani persoalan narkotika secara menyeluruh melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat desa, RT, dan RW.
Sementara itu, program Kompak difokuskan pada pemberantasan kejahatan jalanan, seperti begal, tawuran, dan aksi premanisme. Adapun program Sahata bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pembinaan dan penegakan aturan secara humanis.
Program Sahata juga diharapkan dapat mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak kendaraan bermotor.
Melalui sinergi antara Pemprov Sumut dan Polda Sumut, berbagai program tersebut diharapkan mampu menekan peredaran narkoba dan angka kriminalitas, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta meningkatkan daya saing pariwisata Sumatera Utara.
Dengan keamanan dan kenyamanan yang terjaga, Sumut diharapkan semakin menarik bagi wisatawan maupun investor sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (P3)
beritaTerkait
komentar