Pengiriman sampel DNA ke Jakarta menjadi salah satu faktor yang membuat proses identifikasi membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pemeriksaan yang dapat dilakukan langsung di rumah sakit.
Meski demikian, Tim DVI Polri terus melakukan pemeriksaan secara bertahap terhadap seluruh jenazah yang diterima di
RS Bhayangkara Banjarmasin.
Hingga Senin (5/10/2026), masih terdapat 17 jenazah yang belum teridentifikasi. Sebagian jenazah tersebut masih menjalani tahapan pemeriksaan, termasuk pengambilan dan pengiriman sampel DNA ke Jakarta.
Hasil pemeriksaan DNA nantinya menjadi salah satu dasar untuk memastikan identitas korban secara akurat. Sumy pun meminta keluarga korban untuk tetap bersabar selama proses identifikasi berlangsung.
Ia memastikan seluruh personel DVI yang bertugas terus bekerja untuk mempercepat proses identifikasi setiap jenazah korban KM Virgo Transport 8. (R)
beritaTerkait
komentar