Kamis, 24 September 2026

IAWP Conference 2026 Soroti Modus Trafficking “Mail Ordered Bride”

Kamis, 24 September 2026 19:45 WIB
IAWP Conference 2026 Soroti Modus Trafficking “Mail Ordered Bride”
Acara IAWP Conference 2026 di Badung, Bali.

Badung (buseronline.com) - Ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus mail ordered bride menjadi salah satu isu yang dibahas dalam International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali.

Dilansir dari laman Humas Polri, forum internasional tersebut mempertemukan polisi wanita (Polwan) dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan kepolisian, termasuk kejahatan perdagangan orang.

Dalam kegiatan itu, Kompol Riza Sativa tampil sebagai salah satu pembicara dengan membawakan materi bertajuk "Trafficking Case Study Involving a 'Mail Ordered Bride'".

Riza memaparkan studi kasus perdagangan orang dengan modus mail ordered bride, sekaligus mengingatkan adanya potensi kerentanan perempuan Indonesia menjadi sasaran kejahatan tersebut.

"Wanita Indonesia menjadi salah satu sasaran dari tindak pidana kejahatan ini. Jadi, kita memang harus berhati-hati dan waspada terhadap ancaman trafficking tersebut," ujar Kompol Riza Sativa.

Ia mengatakan, forum IAWP tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan pengalaman, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para penegak hukum dari berbagai negara untuk saling bertukar pengetahuan dalam menangani kasus perdagangan orang.

Riza berharap semakin banyak Polwan Indonesia yang mendapat kesempatan untuk tampil dalam forum internasional dan berbagi pengalaman terkait tugas kepolisian.

"Harapan saya, semoga ke depan rekan-rekan kolega saya juga bisa menjadi pembicara di acara yang serupa, baik IAWP maupun acara-acara yang terkait dengan kepolisian lainnya," katanya.

Sementara itu, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut IAWP Conference 2026 sebagai momentum strategis bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring profesional dengan polisi wanita dari berbagai negara.

"Kegiatan IAWP 2026 menjadi momentum strategis bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Polwan dari berbagai negara," ujar Trunoyudo.

Menurutnya, pertukaran pengalaman dalam forum internasional tersebut dapat memberikan perspektif baru bagi Polwan Indonesia dalam menjalankan tugas kepolisian.

Selain itu, komunikasi dan jejaring yang terbangun diharapkan dapat memperkuat kerja sama kepolisian lintas negara dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan, termasuk tindak pidana perdagangan orang. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wamen PPPA Dorong Pelayanan Satu Pintu bagi Korban Kekerasan Perempuan dan Anak
Polda Bali Matangkan Pengamanan Konferensi IAWP 2026
Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
Bali Resmi Jadi Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026
PKK Jepara Perkuat Kapasitas Kader untuk Sukseskan Program Kejar Imunisasi Balita
Timnas Indonesia Belum Gelar Uji Coba, Fokus Matangkan Persiapan di Bali
komentar
beritaTerbaru