Kamis, 08 Oktober 2026

Helikopter Polri Evakuasi Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 dari Tengah Laut

Kamis, 17 September 2026 16:35 WIB
Helikopter Polri Evakuasi Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 dari Tengah Laut
Polri mengerahkan helikopter Dauphin AS 365 N3 P-3103 untuk mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang berada di atas kapal tongkang di tengah laut, Senin (14/9/2026).

Banjarmasin (buseronline.com) - Polri mengerahkan helikopter Dauphin AS 365 N3 P-3103 untuk mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang berada di atas kapal tongkang di tengah laut, pada 14 September 2026.

Dilansir dari laman Humas Polri, jenazah tersebut berada sekitar 30 nautical mile (NM) dari daratan. Kondisi itu membuat proses evakuasi membutuhkan dukungan udara agar korban dapat segera dibawa ke daratan untuk mendapatkan penanganan dan proses identifikasi.

Helikopter Polri berangkat dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, menuju lokasi operasi yang berjarak sekitar 80 NM dari Banjarmasin. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 45 menit.

Setibanya di lokasi, tim rescue melaksanakan proses hoist menggunakan Basket Life. Satu jenazah korban yang berada di kapal tongkang yang ditarik Tugboat TCP berhasil diangkat dan dibawa ke dalam helikopter.

Misi evakuasi berlangsung mulai pukul 14.48 WITA hingga 16.50 WITA. Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi kondisi angin dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 25-35 knots.

Meski kondisi angin cukup menantang, proses hoist dapat dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dan personel. Misi tersebut dipimpin Kombes Pol. Herli sebagai kapten pilot bersama tim penerbang serta rescue/hoist operator.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait. Jenazah kemudian mendapatkan penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan dukungan udara merupakan bagian dari upaya mempercepat proses evakuasi dalam operasi SAR gabungan.

"Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi. Polri mengerahkan helikopter untuk menjangkau lokasi dan membawa korban menuju daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan serta proses identifikasi," kata Johnny.

Menurutnya, Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polresta Banda Aceh
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
BPK RI Periksa Pengelolaan Almatsus Polri, Korbrimob Siap Transparan
Teratai Fighter Team Korbrimob Polri Juara Umum Tegar Beriman Championship, Sabet 7 Medali Emas
Tagline Baru Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” Mulai Disosialisasikan di Korlantas
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi
komentar
beritaTerbaru