Minggu, 13 September 2026

Kapolri Tegaskan Premanisme dan Pungli Tak Boleh Ganggu Iklim Investasi

Minggu, 13 September 2026 12:25 WIB
Kapolri Tegaskan Premanisme dan Pungli Tak Boleh Ganggu Iklim Investasi
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Konsolidasi Akbar FSPMI di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).
"Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi. Polri akan terus memberikan jaminan keamanan agar kegiatan investasi dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan," katanya.

Namun, Listyo Sigit menekankan bahwa kondusivitas investasi tidak hanya bergantung pada faktor keamanan. Perusahaan juga harus menaati regulasi dan memenuhi hak-hak pekerja serta membangun hubungan industrial yang adil dan harmonis.

Ia menyebut pekerja dan pengusaha merupakan dua unsur yang saling membutuhkan. Perusahaan membutuhkan dukungan pekerja untuk menjaga produktivitas, sedangkan pekerja membutuhkan perusahaan yang sehat dan berkembang sebagai sumber penghidupan.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. Perbedaan kepentingan diharapkan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan pekerja, perusahaan, maupun perekonomian nasional.

Kapolri pun mendorong pemerintah, pengusaha, pekerja, dan serikat buruh memperkuat sinergi guna menciptakan lingkungan industri yang aman, hubungan kerja yang berkeadilan, serta iklim investasi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wakapolri Tekankan Pencegahan Dini Hadapi Bencana dan Konflik Sosial
Wakapolri Dorong Penanganan Karhutla Berbasis Prediksi dan Kolaborasi
Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polri, Fadil Imran Masuki Masa Pensiun
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Polri Kerahkan 403 Personel Cegah Karhutla di Delapan Wilayah
Kapolri Tinjau Bakti Kesehatan Polri, Layani 1.000 Pekerja dan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru