Sabtu, 31 Oktober 2026

Polri-Basarnas Perkuat Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 11:35 WIB
Polri-Basarnas Perkuat Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Polri bersama Basarnas dan sejumlah unsur terkait terus memaksimalkan operasi pencarian delapan orang yang hilang kontak setelah speedboat yang mereka tumpangi saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, tidak diketahui keberadaannya.

Dilansir dari laman Humas Polri, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri memberikan dukungan penuh terhadap proses pencarian dengan mengerahkan personel maupun sarana yang dimiliki.

Menurutnya, sinergi antara Polri, Basarnas, dan seluruh unsur yang terlibat menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pencarian, dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas di lapangan.

"Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan. Kolaborasi dan sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam upaya pencarian ini, dengan tetap memperhatikan kondisi serta keselamatan personel di lapangan," kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, pada 8 September 2026.

Speedboat tersebut diketahui berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan bertolak untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi dengan rombongan masih terpantau hingga sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, pada pukul 15.04 WIB, komunikasi kemudian terputus dan speedboat dinyatakan hilang kontak.

Mendapat laporan tersebut, Ditpolair Polda Banten bersama Basarnas dan unsur gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar titik terakhir keberadaan speedboat.

Sejumlah sarana dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk kapal Basarnas dan RIB 02 Banten, serta berbagai peralatan pencarian dan pertolongan.

Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Lis Handayana mengatakan, pencarian melibatkan personel dari Basarnas, Ditpolair Polda Banten, Mabes Polri, serta unsur terkait lainnya.

"Dengan kapal Basarnas bersama unsur gabungan dari Direktorat Polair Polda Banten dan Mabes melaksanakan kegiatan pencarian sampai dengan pukul 22.31 WIB. Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan besok hari akan kami lanjutkan kembali," ujar Lis.

Ia memastikan situasi selama operasi pencarian berlangsung aman dan terkendali. Tim gabungan dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Rabu (9/9/2026). "Untuk sementara situasi aman terkendali. Semoga korban cepat ketemu," katanya.

Berdasarkan informasi awal Basarnas, terdapat delapan orang di dalam speedboat tersebut. Empat di antaranya diketahui merupakan jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, dan Daus dari Anadolu. Sementara identitas empat orang lainnya masih dalam proses pendataan.

Polri memastikan koordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur terkait akan terus dilakukan hingga seluruh awak yang hilang kontak berhasil ditemukan. "Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," pungkas Johnny. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok Berantas Jaringan Narkotika Lintas Negara
Kapolri Tegaskan Komitmen Perkuat Penegakan Hukum dan Dukung Indonesia Emas 2045
Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online hingga Penipuan Digital
Operasi Patuh 2026, Polri Kedepankan Edukasi untuk Tekan Angka Kecelakaan
Korps Sabhara Baharkam Polri Bagikan 550 Paket Makanan Bergizi dan Tanam Pohon di Depok
Bareskrim Polri Bongkar Bisnis BBM Ilegal di Muratara, Puluhan Ribu Liter Solar Disita
komentar
beritaTerbaru