Jumat, 23 Oktober 2026

Korlantas Polri Perkuat Kamseltibcarlantas Berbasis Data dan Teknologi

Sabtu, 05 September 2026 16:10 WIB
Korlantas Polri Perkuat Kamseltibcarlantas Berbasis Data dan Teknologi
Kegiatan Anev Kamseltibcarlantas sekaligus persiapan HUT Lantas ke-71 di Aula UE Madellu, Gedung NTMC Polri, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mendorong seluruh jajaran lalu lintas memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui pemanfaatan data dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dir Kamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Kamseltibcarlantas sekaligus persiapan HUT Lantas ke-71 di Aula UE Madellu, Gedung NTMC Polri, Jakarta, pada 3 September 2026.

Prianto menegaskan, setiap langkah penanganan persoalan lalu lintas harus didasarkan pada data yang akurat. Pemetaan wilayah rawan kecelakaan atau blackspot dan lokasi rawan gangguan lalu lintas atau troublespot dinilai penting untuk menentukan langkah pencegahan yang tepat.

"Langkah-langkahnya harus memang didasari dengan data-data yang ada. Contohnya pemetaan blackspot, troublespot, dan lain sebagainya," kata Prianto dilansir dari laman Humas Polri.

Ia juga meminta jajaran lalu lintas bergerak cepat dan terukur dalam menangani kecelakaan. Setelah penanganan awal di lokasi kejadian, petugas diminta segera melakukan evaluasi untuk menentukan langkah pencegahan.

"Selain penanganan awal, segera lakukan evaluasi pencegahan dengan melihat faktor manusia, kendaraan, jalan, cuaca, dan sistem pengawasan," ujarnya.

Menurut Prianto, evaluasi tersebut diperlukan agar penanganan kecelakaan tidak hanya berhenti pada penyelesaian suatu peristiwa. Hasil evaluasi harus menjadi dasar untuk mengambil langkah konkret sehingga kecelakaan serupa dapat dicegah.

Selain penguatan berbasis data, Korlantas Polri juga mendorong optimalisasi teknologi yang telah dimiliki. Sistem RTMC, ETLE, dan K3I diminta dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pengawasan dan pengendalian operasional lalu lintas.

Para Dirlantas dan Kasat Lantas juga diminta memastikan sistem tersebut benar-benar digunakan dan memberikan manfaat dalam mendukung tugas di lapangan.

Di sisi lain, Korlantas Polri menilai kolaborasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang memiliki aktivitas tinggi di ruang lalu lintas.

Prianto meminta jajaran di wilayah membangun kerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan pembinaan terhadap komunitas pengemudi ojol dan masyarakat pengguna jalan lainnya.

Penguatan Kamseltibcarlantas melalui pemanfaatan data, respons cepat, teknologi, serta kolaborasi dengan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Korlantas Polri.

Dengan langkah tersebut, Korlantas Polri berkomitmen mewujudkan kondisi lalu lintas yang semakin aman, selamat, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kakorlantas Polri Tegaskan Pungli Ditindak Tegas, Personel Terbukti Melanggar Dicopot dari Tugas
Densus 88 dan Disdik DKI Gelar Workshop Sekolah Ramah Anak, Cegah Radikalisme dan Cyberbullying
Brigjen Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Polri, Lanjutkan Agenda Strategis Keselamatan Lalu Lintas
Kapolri Suyudi Ario Seto Silaturahmi ke MUI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Rumah Pendidikan Hadirkan Pembelajaran Interaktif, Bantu Guru dan Siswa di SMA Negeri 80 Jakarta
Kemenkes: Kesehatan Jiwa Jadi Kunci Peningkatan Kualitas SDM Indonesia
komentar
beritaTerbaru