Minggu, 23 Agustus 2026

Pelaku Usaha Senior Didorong Bimbing UMKM, Dekranasda Kota Bandung Perkuat Daya Saing

Minggu, 26 April 2026 17:00 WIB
Pelaku Usaha Senior Didorong Bimbing UMKM, Dekranasda Kota Bandung Perkuat Daya Saing
Ketua Dekranasda Kota Bandung Aryatri Benarto Farhan dalam kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Dekranasda Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis (23/4/2026).

Bandung (buseronline.com) - Ketua Dekranasda Kota Bandung Aryatri Benarto Farhan mendorong pelaku usaha senior untuk berperan aktif membimbing UMKM baru guna meningkatkan daya saing.

Dilansir dari laman Jabarprov, hal itu disampaikannya dalam kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Dekranasda Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis.

Menurut Aryatri, pengalaman langsung dari pelaku usaha yang telah sukses memiliki nilai pembelajaran yang lebih tinggi dibandingkan pembinaan berbasis teori semata.

Ia berharap, kepengurusan Dekranasda yang diisi oleh pelaku usaha berpengalaman dapat menjadi ruang berbagi ilmu dan wawasan secara praktis.

"Kalau hanya pembinaan teori, itu sudah biasa. Tapi berbagi pengalaman langsung dari pelaku usaha yang sudah matang, itu nilainya luar biasa dan tidak ada di buku akademik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aryatri juga melaporkan perkembangan Galeri Patrakomala yang kini memasuki rotasi batch kedua dengan melibatkan 63 pelaku usaha.

Rotasi dilakukan untuk memberikan kesempatan yang merata bagi UMKM dalam menampilkan produk mereka. Namun, ia menyoroti masih minimnya pelaku usaha di sektor kerajinan yang bergabung.

Padahal, Dekranasda awalnya dibentuk untuk memperkuat sektor tersebut. Sementara itu, produk fesyen dinilai cukup melimpah sehingga proses rotasi relatif lebih mudah.

Aryatri berharap semakin banyak pelaku usaha kerajinan ikut serta agar ragam produk di galeri semakin beragam. Lokasi galeri yang berada di kawasan wisata Jalan Braga dinilai strategis sebagai pusat suvenir khas Kota Bandung bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia juga menargetkan Bandung memiliki etalase suvenir yang kuat seperti kota-kota wisata dunia, sehingga wisatawan dapat dengan mudah menemukan berbagai cendera mata khas daerah.

Selain sektor kerajinan, Aryatri menilai ketersediaan produk busana pria di galeri masih terbatas, meskipun permintaan cukup tinggi. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi untuk rotasi berikutnya agar komposisi produk lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Perluasan etalase UMKM juga direncanakan di Mal Pelayanan Publik Kota Bandung dengan menghadirkan produk suvenir dan kuliner. Lokasi ini dinilai potensial karena tingginya aktivitas layanan publik dan kunjungan studi banding dari berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan program kerja tahun 2026.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Uniqlo Kurasi Produk UMKM Medan, Buka Peluang Tembus Pasar Global
Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027
UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional
USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
komentar
beritaTerbaru